Golkar Kauman Kecewa Muscam

TULUNGAGUNG – Pengurus Partai Golkar Kecamatan Kauman, Selasa malam (28/2) memilih bertahan di kantor DPD Golkar. Mereka memprotes hasil musyawarah kecamatan (muscam) yang justru meloloskan ketua pengurus kecamatan dari partai lain. Sehingga ini dianggap sebagai sebuah pelanggaran karena tidak mematuhi aturan yang ada.

Alhasil, pengurus desa (PD) dari kecamatan di barat pusat pemerintahan ini bakal mengajukan mosi tak percaya pada pengurus DPD Partai Golkar yang menghadiri muscam tersebut. Udin Halim, ketua pengurus kecamatan periode sebelumnya mengaku kecewa dengan hasil musyawarah tersebut.

Meskipun pada awal kegiatan tidak ada kendala, namun semua berbalik 180 derajat begitu memasuki acara pokok. Jika biasanya harus ada voting, namun kali ini justru ditunjuk langsung atas rekomendasi. Tak pelak ini tidak memfasilitasi para pemilik suara dari PD. “ Tentu ini menyalahi aturan
yang ada, karena penunjukan justru melanggar ketentuan yang ada. Padahal ada dua calon termasuk saya,” katanya saat ditemui di lokasi.

Kekecewaan PD se-Kecamatan Kauman semakin memuncak, tatkala mengetahui jika rekomendasi tersebut diberikan kepada orang di luar kader Golkar. Sehingga ini dianggap pengambilan keputusan seenaknya sendiri. “Ini tidak sejalan dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) Nomor 5,” terang pria yang berdomisili di Desa Mojosari, Kecamatan Kauman ini.

Udin-sapaan akrabnya melanjutkan, hal ini tidak hanya terjadi di Kauman saja. Tercatat ada tiga kecamatan lain, yakni Sendang, Sumbergempol, dan Campurdarat yang mengalami hal serupa. “Kami hanya minta kepada DPD untuk konsekuen pada aturan yang ada,” tegasnya. Hal senada diungkapkan Rayis Minuranto, PD Golkar Desa Batangsaren. Dia sangat menolak hasil tersebut karena dianggap dagelan.

Untuk itu pihaknya akan melaporkan hal tersebut kepada DPD untuk diteruskan ke DPW Parta Golkar Jawa Timur. Bahkan tidak menutup kemungkinan bakal mengajukan mosi tak percaya. “Saat ini kami masih berkoordinasi dengan PD desa lain,” tuturnya.

Sementara itu Sekretaris DPD Golkar Tulungagung Bambang Irianto, saat hendak dimintai komentar justru tidak memberi respon. Dia pada kemarin malam berlalu begitu saja memasuki sebuah MPV dan meninggalkan kantor DPD Partai Golkar di Desa/Kecamatan Kedungwaru tersebut.(rka/din/JPG)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar