Jaga Komunikasi, Kuatkan Empat Pilar

TULUNGAGUNG- Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) dan pengukuhan Pengurus Pusat Persatuan Perangkat Daerah Indonesia (PPDI) periode 2017-2022, digelar di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Jumat (12/5). Acara tersebut bertema Dengan Semangat Satu Hati Menuju Perangkat Desa Sejahtera dan Mandiri. Rapimnas dan pengukuhan dimulai sekitar pukul 14.30. Total ada sekitar 450 orang perangkat desa se- Tulungagung ditambah tamu undangan yang ikut dalam acara itu. Acara dihadiri Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Wakil Bupati (Wabup) Maryoto Birowo, Dandim 0807 Tulungagung Letkol Czi Agung Isa Rakhman, dan Kapolres Tulungagung AKBP Yong Ferrydjon. Turut hadir Sekda Tulungagung Indra Fauzi, Ketua DPRD Tulungagung Supriono, dan Kejaksaan Tulungagung yang diwakili Tinik. Bupati Tulungagung Syahri Mulyo melalui Kabag Humas dan Protokol Sudarmaji mengatakan, bupati menyambut baik terkait Rapimnas dan pengukuhan pengurus PPDI. Bupati juga mengapresiasi hasil komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa. “Dengan komunikasi yang baik itu menjaga suasana Tulungagung tetap Ayem Tentrem Mulyo lan Tinoto,” katanya. Bupati, lanjut Sudarmaji juga berharap kekompakan dan kebersamaan yang sudah terbangun tetap dipertahankan tidak hanya sesama perangkat desa, dan kepala desa tetapi juga dalam berorganisasi di desa masing masing. Ini diwujudkan dalam tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat sehingga hubungan yang harmonis itu dapat mempercepat terwujudnya desa mandiri. Sementara itu, dalam kunjungannya ke Tulungagung, Sabtu (13/5), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berharap perangkat desa di Indonesia dapat mendeteksi dini gangguan dan ancaman keamanan baik dari orang ataupun kelompok yang ingin memecah persatuan bangsa. Kunjungan itu juga dalam rangka pengukuhan PPDI pusat di Tulungagung. "Deteksi dini ancaman keamanan harus ada. Deteksi dini era reformasi mulai hilang. Saya titip jaga empat pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika). Tak bisa diserahkan ke TNI dan Polri aja. Tapi seluruhnya kita begini, tentukan sikap berani kepada siapa aja yang ingin mengubah NKRI, itu lawan kita," tegas Mendagri. Dalam kunjungannya itu, Mendagri juga didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (wen)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar