Rabu, 19 Dec 2018
radartulungagung
icon featured
Politik

Survei: Gus Ipul-Puti Unggul 3,8%

23 Juni 2018, 10: 40: 29 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Grafis Survei Gus Ipul - Puti

Grafis Survei Gus Ipul - Puti (Hendra Novias/RATU)

SURABAYA - Sejumlah hasil survei oleh lembaga independen secara konsisten menempatkan Calon Gubernur (Cagub) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Puti Guntur Soekarno unggul dalam pilkada Jawa Timur (Jatim), Rabu 27 Juni nanti.

Lembaga Survei Semesta Media and Research memaparkan temuan survei bahwa Gus Ipul-Puti semakin jauh meninggalkan Khofifah-Emil.

Dari survei yang dilakukan pada 25 Mei-7 Juni 2018, Gus Ipul-Puti meraih suara 46 persen, sedangkan Khofifah-Emil hanya 42,2 persen. Adapun yang belum menentukan pilihan (undecided voters, Red) sebesar 11,8 persen.

”Jika kita mengabaikan undecided voters, maka Gus Ipul-Puti meraih suara 52,2 persen, sedangkan Khofifah-Emil mendapat suara 47,8 persen,” kata Direktur Lembaga Survei Semesta, L Riansyah.

Survei tersebut sangat kredibel. Sebab, sampelnya mencapai 5.760 responden dari 38 kabupaten/kota seluruh  Jatim yang meliputi 360 desa dan 120 kelurahan di Jatim dengan metode pengambilan data wawancara tatap muka. Biasanya lembaga survei hanya mengambil 1.200 responden. Margin of error-nya 1,32 persen.

"Barangkali survei kami satu-satunya survei yang dilakukan lembaga survei yang banyak melibatkan responden. Biasanya, lembaga survei hanya mengambil sampel 800 sampai 1.200 responden, tapi survei kami mengambil sampel 5 ribu lebih responden," paparnya.

Oleh karena itu, dalam melakukan survei, pihaknya membagi 10 zona. Ini berbeda dengan lembaga survei lainnya yang membagi per wilayah. Seperti wilayah Arek, Tapal Kuda, Malang Raya, Mataraman, dan Pandalungan.

Dari pembagian 10 zona itu, delapan zona di antaranya dimenangkan oleh Gus Ipul-Puti.

Sementara Khofifah-Emil hanya menang di dua zona, yakni zona V (Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu) dan zona IX (Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik).

Laboratorium Kebijakan Publik Perencanaan Pembangunan (LKP3) Universitas Brawijaya (UB) pun mengunggulkan Gus Ipul-Puti. Survei LKP3 UB menyebutkan, Gus Ipul-Puti meraup 47,9 persen suara, sedangkan Khofifah-Emil hanya 41,2 persen. Sementara 10,9 persen responden belum menentukan pilihannya. 

“Artinya, Gus Ipul-Puti unggul sekitar 6,7 persen," kata Sekretaris LKP3 UB Andi Kurniawan.

Hasil survei juga memotret bahwa warga Jatim jauh lebih bisa menerima program-program yang diajukan Gus Ipul-Puti Soekarno. Di semua sektor bidang, program Gus Ipul-Puti lebih disukai dan dinilai tepat oleh publik dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan rakyat.

“Publik mempersepsikan pasangan Gus Ipul dan Puti sebagai representasi sosok berpengalaman dan visioner. Wajar bila program mereka lebih diterima karena Gus Ipul sudah berpengalaman 10 tahun memimpin Jatim. Jadi, dia menawarkan resep yang jitu dalam menjawab masalah tanpa terjebak ke retorika dan teori saja,” ujar Andi.

Andi menjelaskan, hasil survei dari UB itu juga menunjukkan bahwa pengalaman Gus Ipul menjadi salah satu pertimbangan warga dalam memilih.

”Jadi warga menilai, begitu nanti terpilih, Gus Ipul bisa langsung bekerja dengan cepat. Tidak perlu belajar dari awal lagi karena dia sudah memahami masalah berdasarkan pengalaman selama 10 tahun terakhir menjadi wakil gubernur,” kata Andi.

Adapun Puti Soekarno, sambung Andi, melengkapi sosok Gus Ipul dengan menawarkan visi baru. Publik melihat keunggulan Puti di sektor pendidikan dan kesehatan.

Dia banyak terlibat dalam advokasi kebijakan dua sektor itu saat menjadi akif di Komisi X DPR RI.

Survei dari LKP3 UB itu dilaksanakan di 38 kabupaten/kota seluruh Jatim dengan 835 responden.

Dengan metode pengambilan sampel multistage random sampling, survei ini memiliki batas toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 3 persen pada tingkat kepercayaan 96 persen. (*/ed/and)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia