Minggu, 16 Dec 2018
radartulungagung
icon featured
RaTu Event

Tak Ada Firasat, Yuliana Sri Palupi Dapat Rejeki Motor

11 Juli 2018, 12: 13: 29 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

SEMRINGAH: Yuliana Sri Palupi menerima secara simbolis hadiah utama sepeda motor pada Rabu (4/7) lalu.

SEMRINGAH: Yuliana Sri Palupi menerima secara simbolis hadiah utama sepeda motor pada Rabu (4/7) lalu. (NOORMALADY USMAN/RATU)

Mendapat rezeki nomplok, siapa yang tidak senang? Seperti itulah gambaran dari Yuliana Sri Palupi, warga Desa/Kecamatan Ngunut. Dalam event Tulungagung Promo Ramadan (TPR) 2018, dia mendapat hadiah utama, satu unit sepeda motor Honda Revo.

DHARAKA R. PERDANA

Perasaan bahagia dan semringah jelas terlihat dari ekspresi wajah Yuliana Sri Palupi saat mengambil hadiah di kantor Jawa Pos Radar Tulungagung pada Rabu (4/5) lalu. Bagaimana tidak, niat hati hanya ingin memenuhi kebutuhan Lebaran, justru ketiban pulung dengan mendapat satu unit sepeda motor Honda Revo.

Saat diwawancarai Koran ini, wanita ramah ini mengaku masih tidak percaya bisa dapat rezeki nomplok. Apalagi sebelumnya sama sekali tidak ada firasat bisa mendapatkan hadiah utama bagi konsumen toko yang mengikuti event TPR 2018.

“Tidak ada firasat sama sekali. Alhamdulillah banget bisa mendapat sepeda motor,” katanya sambil tertawa.

Yuli-sapaan akrabnya mengisahkan, sebelum Lebaran lalu dia mengajak keluarganya untuk berbelanja kebutuhan Idul Fitri di Apollo Supermall. Seingatnya, saat itu mendapat tiga atau empat kupon TPR 2018 yang langsung dimasukkan di tempat yang disediakan. Dia sama sekali tidak mengharapkan dapat hadiah karena begitu banyak kupon yang masuk.

“Saya masukkan saja dan langsung pulang dengan membawa barang belanjaan,” jelasnya.

Hampir sebulan berlalu, wanita ramah ini nyaris melupakan jika pernah ikut dan memasukkan kupon. Hingga akhirnya diberitahu salah satu teman kakaknya jika dia mendapat hadiah sepeda motor. Di Instagram Apollo Supermall tercantum namanya mendapat satu unit sepeda motor. Saat itu juga dia percaya jika memang mendapat “durian runtuh".

Saat ditanya terkait sepeda motor hadiah akan dipakai sendiri atau anggota keluarganya, dia malah membalas dengan tawa kecil. Alasannya, tidak begitu mahir naik sepeda motor manual. Selama ini, dia lebih banyak menggunakan sepeda motor matik untuk mendukung aktivitas hariannya.

“Belum tahu siapa yang nanti akan menggunakan. Sebab, anak saya pun masih kelas tiga SD,” ungkapnya lantas tersenyum.

Dia tetap bersyukur bisa mendapat hadiah utama. Dia berharap Jawa Pos Radar Tulungagung semakin eksis dan tetap menjadi media massa terbesar dan terpercaya di Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek. (*/ed/din)

 

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia