Minggu, 21 Oct 2018
radartulungagung
icon featured
Politik

Temukan Dokumen Caleg Masih Amburadul

Jumat, 20 Jul 2018 15:05 | editor : Anggi Septian Andika Putra

NJLIMET: Sejumlah pengurus partai tengah mendaftarkan caleg di kantor KPU beberapa waktu lalu.

NJLIMET: Sejumlah pengurus partai tengah mendaftarkan caleg di kantor KPU beberapa waktu lalu. (AGUS MUHAIMIN/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK – Hari kedua penelitian berkas pendaftaran calon legislatif (caleg), masih ditemukan sejumlah kekurangan. Tak pelak, ini bakal menjadi tugas yang tak sederhana bagi partai atau pun caleg karena mereka harus kembali lagi mengurusi persoalan dokumen tersebut.

“Macem-macem, ada yang belum dilegalisasi, ada yang surat keterangan sehatnya belum, macem-macem,” kata Ketua KPU Trenggalek Suripto, kemarin (19/7).

Untuk sementara ini, pihaknya belum bisa menyebut lebih detail jumlah kekurangan dokumen pedaftaran ini. Dia hanya mengaku ada beberapa kekurangan yang nanti harus diselesaikan pada masa perbaikan.

Informasinya, ada juga ketidaksesuaian dokumen caleg. Misalnya saja, ejaan nama dalam dokumen kependudukan dengan yang ada dalam dokumen lain, semisal KTP.

“Kalau sekarang kami belum bisa ngomong soal jumlah, nanti setelah direkap,” imbuhnya.

Pihaknya juga berjanji akan menyampaikan detail kekurangan pascaverifikasi dokumen pencalegan tersebut selesai. Mengingat ada banyak item verifikasi yang menjadi objek dalam penelitian dokumen tersebut.

Sementara itu, Iip Wiranegara, Ketua DPD Partai Berkarya tidak memungkiri jika saat ini masih ditemukan sejumlah dokumen yang belum lengkap pada tahap pendaftaran beberapa waktu lalu. Itu karena proses pengurusan dokumen tersebut membutuhkan waktu yang tak sebentar. Belum lagi, waktu yang diberikan untuk mengurus juga relatif mepet.

” Kita punya waktu sekitar dua minggu saja, lho. Padahal kan banyak persyaratannya,” katanya.

Di sisi lain, pesta demokrasi ini menggunakan metode yang relatif baru atau tidak sama dengan pemilu legislatif (pileg) sebelumnya. Yang mana, semua berbasis informasi teknologi sehingga kemungkinan membutuhkan adaptasi para insan politik.

“Ada sipol, silon, dan seterusnya, semua pakai online. Maksudnya, memang untuk mempermudah, tapi juga ada adaptasi,” imbuhnya.

Sebelumya, Ketua KPU Trengalek Suripto menyebut tanggal 18 hingga tanggal 21 Juli mendatang adalah tahap penelitian berkas atau dokumen pendaftaran caleg.

Hari berikutnya hingga tanggal 31 merupakan masa perbaikan berkas. Pada tahap penelitian tersebut, pihaknya juga memiliki kewajiban untuk menginformasikan kepada para peserta pemilu mengenai kekurangan-kekurangan yang ada dalam dokumen pendafataran. (hai/ed/tri)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia