Selasa, 13 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Sportainment

Persiga Juara Kompetisi Liga 3 Kapal Api 2018

Sabtu, 01 Sep 2018 16:00 | editor : Anggi Septian Andika Putra

KADO HARI JADI TRENGGALEK : Tim Persiga bersama official menjuarai Kejuaraan Liga 3 Kapal Api 2018

KADO HARI JADI TRENGGALEK : Tim Persiga bersama official menjuarai Kejuaraan Liga 3 Kapal Api 2018 (PERSIGA FOR RADAR TRENGGALEK)

Satu lagi kado untuk Hari Jadi ke-824 Kabupaten Trenggalek. Setelah melalui laga panjang, Persiga mampu duduk di posisi teratas sebagai juara Kompetisi Liga 3 Kapal Api 2018. Sukses ini menjadi pemantik  menuju sasaran berikutnya, yakni liga 3 zona Jawa, liga 3 nasional, serta bisa naik tahta ke liga 2.

Titin Ratna Rahayu

Suka cita masih dirasakan pecinta sepak bola di Bumi Menak Sopal. Kemenangan mengangkat piala juara pertama Liga 3 Kapal Api 2018 kemarin bagaikan pelepas dahaga atas prestasi sepak bola yang lima tahun belakang masih menjadi angan-angan semenjak raihan prestasi terakhir juara divisi 3 nasional pada 2013 lalu.

Setelah sempat vakum dan di-launching kembali pada Mei 2017 lalu, tim Gajah Putih ini terus memantapkan strategi demi meraih kemenangan menuju prestasi nasional.

Bukan tanpa kendala, karena membangunkan kembali semangat untuk menjadi tim kebanggaan warga Trenggalek ini jelas memerlukan biaya yang besar. Tim juga harus punya materi pemain yang tangguh. 

Dari situ, manajer Persiga yang juga Wakil Bupati (Wabup) Trenggalek H. Moch Nur Arifin dan Ketua Persiga Tarkiyat, terus mengutak atik strategi kemenangan dari semua lini.

Dibesut Musyid Efendi, mantan pemain Persebaya yang didampingi Chairil Anwar, mantan pemain timnas, Persiga Trenggalek akhirnya menuai prestasi tertinggi, menjegal tim tuan rumah Persekabpas dengan skor 4-0 pada partai final Liga 3 Kapal Api 2018 yang berlangsung di Stadion R. Soedarso, Bangil, Pasuruan, Kamis (30/8) lalu.

Empat gol dicetak oleh Ali Mustofa di menit ke-24, Tri Wiyono di menit ke-54, Wildan Mahmudi di menit ke-69, dan Ali Mustofa di menit ke- 90. Memang kematangan materi pemain tim Persiga ini masih akan terus diuji. Meski setidaknya 40 persen lebih pemain didatangkan dari luar kota, gemblengan keras dari Mursyid Efendi dan Chairil Anwar terhadap para pemain lokal pun telah membuahkan hasil.

Sepanjang laga pertandingan kandang, Persiga tidak pernah sekalipun kalah. Dan pemain yang mampu menundukkan posisi top skor tak lain adalah pemain dari kecamatan Panggul, sekaligus kapten tim Ali Mustofa.

“Perjalannya lumayan ngos-ngosan, tapi akhirnya kita berhasil sampai di puncak Jatim, juara di liga 3, target ke depan bisa menembus zona nasional dan naik ke kasta dua. Keberhasilan ini tentu saja atas soliditas tim dan dukungan dari masyarakat Trenggalek,” ucap Tarkiyat.

Sang pelatih, Chairil Anwar pun mengaku puas dengan capaian ini. Disebutkan bahwa grafik permainan Persiga terus meningkat di 16 besar. Secara manajemen, tidak ada riak-riak muncul dari para pemain.

Perjuangan mereka dihargai setimpal, meski untuk mewujudkan kondisi ini manajemen harus terus berdiri tegak, mandiri, tanpa bersandar pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Trenggalek.

Dan selain cucuran keringat para pemain, capaian Persiga juga tak luput dari semangat para Galak Mania, yang dengan setia memberikan dukungan penuh bagi tim idola mereka. Maka atas prestasi ini, tantangan ke depan lebih tinggi lagi. Persiga harus bisa meningkatkan performa, melenggang bersama 10 tim lain dari Jawa Timur menuju zona Jawa nanti. (*)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia