Sabtu, 17 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Sports

Tim Panjat Tebing Kota Blitar, Target Dapatkan Kekuatan Terbaik

Rabu, 24 Oct 2018 13:10 | editor : Anggi Septian Andika Putra

TANGGUH: Latihan rutin persiapan Porprov Jawa Timur 2019 di kawasan GOR Soekarno-Hatta, setiap akhir pekan.

TANGGUH: Latihan rutin persiapan Porprov Jawa Timur 2019 di kawasan GOR Soekarno-Hatta, setiap akhir pekan. (YANU ARIBOWO/RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA - Akhir pekan ini atlet-atlet yang diproyeksikan turun dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019, menjalani evaluasi. Tim pelatih bakal menilai perkembangan hasil latihan beberapa pekan terakhir.

Targetnya, mendekati gelaran porprov tahun depan, bisa didapatkan kekuatan terbaik yang siap diturunkan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Blitar, untuk mengisi Kontingen Kota Blitar.

Sesuai rencana, kekuatan yang menghuni pemusatan latihan kota (puslatkot) dikerucutkan menjadi 8-10 atlet pilihan. Untuk itu, dalam program jangka panjang persiapan porprov, para atlet harus menunjukkan performa terbaiknya.

Hanya mereka yang memenuhi kualifikasi yang bakal memperkuat Kontingen Kota Blitar. "Rencananya, mulai Kamis (25/10) kami evaluasi hasil latihan persiapan," jelas Pelatih FPTI Kota Blitar Dody Yudianto.

Evaluasi bakal digelar selama empat hari, hingga Minggu (28/10) di kawasan GOR Soekarno-Hatta. Tak sekedar menggenjot latihan fisik, catatan waktu dan teknik menuntaskan tantangan pada wall climb bakal dipelototi tim pelatih.

Persiapan menuju porprov masih panjang, karena jadwal pelaksanaan ajang empat tahunan itu belum diketahui. Para atlet bisa memaksimalkan untuk menata kekuatan menghadapi pertarungan perwakilan terbaik 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Seperti diketahui, cabor panjat dinding bakal digelar di Kabupaten Lamongan. Total ada delapan cabor yang digelar di kabupaten ini. Selain panjat dinding, ada cabor aeromodeling, gulat, pencak silat, wushu, bola basket, taekwondo, dan sepakbola. Porprov Jawa Timur 2019, rencananya digelar di empat kabupaten berbeda, yakni Bojonegoro, Gresik, Lamongan, dan Tuban. (ynu)

(rt/yan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia