Selasa, 13 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Blitar

Polisi Tertilang di Kantor Polisi

Kamis, 01 Nov 2018 10:53 | editor : Anggi Septian Andika Putra

KENA SANKSI: Anggota disanksi push up oleh petugas provost karena melanggar disiplin karena tidak mengenakan atribut lengkap di Polres Blitar Kota kemarin (31/10).

KENA SANKSI: Anggota disanksi push up oleh petugas provost karena melanggar disiplin karena tidak mengenakan atribut lengkap di Polres Blitar Kota kemarin (31/10). (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA - Sejumlah polisi yang hendak masuk gerbang Polres Blitar Kota langsung terkejut kemarin (31/10). Beberapa anggota satlantas (satuan lalu lintas) dan provost sudah berdiri menghadang di pintu gerbang masuk polres.

Tak berapa lama, anggota satlantas dan propam tersebut langsung meminta kelengkapan surat kendaraan. Sejumlah anggota pun langsung kaget dengan razia mendadak yang dilakukan tim gabungan dari satlantas dan propam yang digelar sekitar pukul 07.30 tersebut.

"Keluarkan surat-suratnya," pinta salah seorang petugas propam kepada anggota yang dihentikan tersebut.

Dengan cepat, anggota langsung mengeluarkan sejumlah surat kendaraan. Setelah dicek beberapa lama oleh anggota satlantas dan propam ternyata lengkap.

"Oke, lengkap silakan masuk," kata anggota propam lantas mempersilakan anggota masuk polres.

Memang, Rabu pagi kemarin tim gabungan dari satlantas dan divisi propam menggelar operasi kepada seluruh anggota Polres Blitar Kota.

Sejumlah anggota dirazia saat akan masuk ke mako (markas komando). Razia tersebut juga bagian dari Operasi Zebra Semeru 2018.

Dari razia yang digelar selama kurang lebih setengah jam itu, ditemukan enam anggota yang tidak tertib. Empat anggota di antaranya itu kedapatan tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK).

"Dua anggota lainnya tidak membawa SIM (surat izin mengemudi)," terang Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Bayu Halim Nugroho kemarin.

Dia mengatakan, keenam anggota yang melanggar tersebut akan diproses lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang ada. Petugas propam nantinya yang memproses enam anggota tersebut.

"Nanti petugas provost yang melakukan pembinaan. Ini dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2018," kata perwira berpangkat tiga balok di pundak ini.

Selain menertibkan kelengkapan surat kendaraan, petugas juga menertibkan anggota yang tidak mengenakan atribut lengkap kepolisian satuan masing-masing. Hasilnya, ada beberapa anggota yang ditemukan tidak memakai atribut lengkap.

Petugas propam yang mengetahui itu langsung menindaknya. Tak tanggung-tanggung, anggota yang tidak tertib itu langsung dihukum push up.

"Makanya kami gandeng rekan-rekan propam untuk melakukan penindakan dan pembinaan kepada mereka yang melanggar. Nanti yang pasti sanksinya disiplin," tandas polisi ramah ini. (sub/ed/ziz)

(rt/kan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia