Selasa, 13 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Pendidikan

Sepeda Gratis Tak Layak, Kepala Dinas Bakal Ganti

Kamis, 01 Nov 2018 11:13 | editor : Anggi Septian Andika Putra

NYANTAI: Dua pelajar SMP berboncengan mengendarai sepeda sekolah warna merah saat pulang sekolah di Jalan Soedanco Supriadi, kemarin (31/10).

NYANTAI: Dua pelajar SMP berboncengan mengendarai sepeda sekolah warna merah saat pulang sekolah di Jalan Soedanco Supriadi, kemarin (31/10). (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA – Sepeda sekolah gratis bagi pelajar warga Kota Blitar kini sudah menjadi transportasi andalan siswa. Meski demikian, pemanfaatannya belum sesuai peruntukan.

Tak sedikit sepeda sekolah digunakan di luar sekolah oleh orang lain dan diubah bentuknya. Risiko rusak karena disalahgunakan menjadi ancaman tersendiri.

Terkait risiko tersebut, sekolah telah mengantisipasi lebih jauh yakni dengan pengawasan kepada setiap siswa dan perbaikan sepeda.

Ya, kini ada sekitar 4 ribu unit sepeda sekolah yang digunakan siswa untuk bersekolah. Itu diperuntukkan siswa kelas VII, VIII, dan IX.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Dikda) Kota Blitar melalui Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasana (Sarpras) Bidang Pendidikan Dasar Turkamandoko mengatakan, sepeda sekolah sudah dibagikan kepada siswa di seluruh SMP negeri.

Kini pengawasan sepeda sudah menjadi kewenangan sekolah. “Pengawasan ini meliputi kondisi sepeda. Ada yang rusak atau tidak,” ujar pria ramah ini.

Selama pengawasan, lanjut dia, hingga kini belum ditemukan kerusakan besar. Kerusakan yang ditemukan hanya skala kecil. Sekolah nantinya yang memperbaiki sepeda tersebut.

“Sampai saat ini belum ada kerusakan fatal. Hanya kerusakan kecil dan ditangani oleh sekolah,” ungkapnya.

Apabila ditemukan kerusakan fatal pada sepeda hingga tidak layak pakai lagi, akan diganti baru. Pemerintah kota (pemkot) melalui Dikda Kota Blitar berencana mengganti sepeda sekolah gratis yang rusak dan tidak layak pakai lagi. Namun karena belum ada temuan sepeda rusak yang fatal, belum ada yang bisa diganti.

Rencana penggantian sepeda sekolah baru itu masih akan dibahas lebih lanjut. Apakah akan direalisasikan tahun depan atau tahun berikutnya, belum diketahui.

“Yang pasti bukan tahun depan. Ini karena sepeda masih dalam kondisi baik,” kata pria berkumis ini.

Sekadar diketahui, Pemkot Blitar membagikan sepeda sekolah gratis kepada siswa SMP warga Kota Blitar dengan dua tahap. Pertama, pemkot membagikan sepeda sekolah sebanyak 4.398 unit sepeda.

Anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 11 miliar. Kedua, baru dibagikan ke siswa Agustus lalu. Itu diperuntukkan khusus bagi siswa kelas VII.

Pemanfaatan sepeda itu menggunakan sistem pinjam pakai. Artinya, jika siswa tersebut sudah lulus dari SMP, sepeda itu dikembalikan lagi ke sekolah. Sepeda harus dikembalikan dalam kondisi utuh seperti sedia kala. Dengan modelnya yang seragam. Berwarna merah dan ada keranjangnya.

(rt/kan/abd/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia