Selasa, 13 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Blitar

DPRD Blitar Targetkan Bahas 20 Ranperda

Jumat, 02 Nov 2018 15:13 | editor : Anggi Septian Andika Putra

VITAL: Salah satu tower telekomunikasi di Kecamatan Kanigoro. Tahun depan tower telekomunikasi mulai diperdakan.

VITAL: Salah satu tower telekomunikasi di Kecamatan Kanigoro. Tahun depan tower telekomunikasi mulai diperdakan. (Syaiful Anwar/Radar Blitar)

BLITAR KABUPATEN – Tahun depan anggota dewan harus pandai mengatur waktu. Pasalnya, tahun 2019 DPRD Kabupaten Blitar menargetkan membuat 20 peraturan daerah (perda). Padahal, tahun depan merupakan tahun politik. Banyak waktu yang tersita untuk agenda politik.

Hal itu diungkapkan Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Kabupaten Blitar Chandra Purnama. Dia mengatakan, kini dewan akan membahas secara maraton terkait program pembentukan peraturan daerah (propemperda) tahun 2019.

Hal itu dilakukan agar secepatnya bisa ditindaklanjuti. Agar tahun depan bisa segera dilakukan pembahasan. “Bagi OPD pengusul ranperda bisa mengusulkan anggaran di APBD 2019 untuk kegiatan pembentukannya,” ungkapnya.

Menurut dia, sebelum dilakukan pembahasan ranperda di tahun depan, kini pihaknya masih membahas propemperda. Lanjut dia, ada sekitar 20 propemperda yang sedang dibahas saat ini. Jika semuanya selesai dibahas, dipastikan tahun depan pihaknya akan membahas 20 ranperda. “Sebanyak 20 propemperda dibahas sekarang. Mayoritas usulan dari eksekutif atau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar,” ujarnya.

Dia mengatakan, propemperda usulan dari eksekutif ada 16. Sedangkan usulan dari dewan atau legislatif ada empat. Beberapa propemperda yang diusulkan untuk dibahas menjadi perda di tahun 2019 di antaranya pembentukan Ranperda tentang Pengelolaan Menara Telokomunikasi, Ranperda tentang Limbah Berbahaya, Ranperda tentang Pemerintahan Desa, dan lainnya. “Sebagian besar ranperda yang akan dibahas merupakan objek baru alias sebelumnya tidak ada perdanya,” jelasnya.

 Dia berharap, pembahasan ranperda tahun depan bisa segera diselesaikan. Mengingat tahun depan jadwal anggota dewan sangat padat. “Mudah-mudahan pertengahan tahun depan sudah kelar,” imbuhnya. (ful/ed/ziz)

(rt/sai/abd/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia