Sabtu, 17 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Menikmati Lukisan Langit di Pantai Popoh

Minggu, 04 Nov 2018 08:57 | editor : Didin Cahya FS

DRAMATIS: Sebuah sekoci yang berisi tiga nelayan hendak merapat ke dermaga .

DRAMATIS: Sebuah sekoci yang berisi tiga nelayan hendak merapat ke dermaga . (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

 TULUNGAGUNG — Meskipun menghadapi persaingan ketat dengan Pantai Gemah, nyatanya Pantai Popoh masih memiliki keindahan tersendiri. Khususnya saat sang surya hendak kembali ke peraduannya. Keberadaan dermaga tempat pelelangan ikan (TPI) yang menghadap ke barat memang menjanjikan untuk berburu foto hingga Magrib tiba.

Hariyadi, warga Desa/Kecamatan Besuki mengatakan, kondisi Pantai Popoh memang tidak seramai beberapa tahun lalu. Bahkan saat hari-hari biasa nyaris tidak ada kunjungan wisatawan, kecuali para nelayan yang hendak mengadu nasib ke laut. “Selain para nelayan, yang beraktivitas hanyalah warga sekitar pantai itu sendiri,” katanya.

Keramaian baru terlihat jika hari libur tiba. Meskipun sebenarnya, jumlah kunjungan tampaknya masih kalah dengan Pantai Gemah. Namun itu sudah cukup membuat warga tersenyum lantaran masih ada kunjungan. “Kalau ada acara lain lagi, pasti lebih banyak yang datang ke situ,” tambahnya.

Ayah satu putra ini mengakui, keindahan Pesisir Popoh lebih kentara saat sore tiba. Apalagi saat itu ada kegiatan para nelayan yang hendak melaut. “Kalau sore memang lebih indah pemandangannya,” ujarnya.

Koran ini pun sempat mendatangi pantai yang berada di bibir Samudera Hindia itu. Meskipun suasana sore hari cenderung sepi, itu terbayarkan dengan panorama sunset yang disajikan. Namun semua memang tergantung pada alam, ada kalanya mendung menutupi langit

(rt/rak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia