Sabtu, 17 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Pendidikan

Lolos Verifikasi, SMPN 3 Tulungagung Menyandang Sekolah Rujukan

Selasa, 06 Nov 2018 12:03 | editor : Anggi Septian Andika Putra

BERI BEKAL : Kepala LPMP Jatim, Bambang AS saat memberi sambutan di pelatihan penguatan sekolah rujukan dalam rangka peningkatan proses pembelajaran di SMPN 3 Tulungagung

BERI BEKAL : Kepala LPMP Jatim, Bambang AS saat memberi sambutan di pelatihan penguatan sekolah rujukan dalam rangka peningkatan proses pembelajaran di SMPN 3 Tulungagung (SMPN 3 TULUNGAGUNG FOR RATU)

Direktorat Jendral Pendidikan Menengah dan Dasar (Ditjen Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun ini menetapkan SMPN 3 Tulungagung sebagai sekolah rujukan. Tentu tak mudah untuk meraih status tersebut. Sebab terlebih dahulu harus diverifikasi dan memenuhi standar yang telah ditentukan.

AGUS DWIYONO

Modal prestasi nonakademik dan akademik serta mutu pendidikan terus unggul mengantarkan SMPN 3 Tulungagung mendapatkan surat keputusan (SK) sebagai sekolah rujukan dari Dikdasmen Kemendikbud pada 2 Juli 2018.

Tentu proses untuk meraih status sekolah rujukan ini tidaklah gampang. Terlebih dahulu harus melewati rintangan verifikasi dari kementerian tersebut. Berbagai item kentetuan jadi parameter atau ukuran agar bisa mendapatkan predikat itu.

“Ada delapan standar pendidikan yang harus dipenuhi agar menjadi sekolah rujukan,” ungkap Kepala SMPN 3 Tulungagung Amri kemarin (5/11).

Hasil dari verifikasi, SMPN 3 Tulungagung mampu memenuhi kriteria delapan standar pendidikan. Yakni standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidikan dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, dan standar penilaian pendidikan.

Dengan status sekolah rujukan, SMPN 3 Tulungagung menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri, memenuhi standar nasional pendidikan (SNP), memiliki atau mencapai indikator-indikator pendidkan yang lebih dari SNP, serta memiliki prestasi atau keunggulan baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Setelah mendapatkan status sekolah rujukan, SMPN 3 Tulungagung melaksanakan program sekolah rujukan. Yaitu menerapkan sistem penjaminan mutu internal, pengembangan ekosistem pendidikan yang kondusif, melaksanakan penguatan pendidikan karakter (PPK) dan literasi sekolah, mengembangkan sekolah menjadi pusat keunggulan, pengimbasan, serta melaksanakan kooordinasi manajemen dengan direktorat.

Implementasi program sekolah rujukan di antaranya untuk literasi sekolah dengan kegiatan taman baca Alquran, fasilitasi hafalan Alquran, tilawah, dan lain-lain.

“Di setiap mata pelajaran, implementasi program sekolah rujukan berbeda-beda. Misalkan pada mata pelajaran bahas Inggris ada one student one point dan lain-lain,” terang pria ramah ini.

“Untuk penguatan karakter, siswa dibekali ilmu prakarya. Dengan begitu bisa mandiri dan kreatif,” imbuhnya.

Dengan berbagai program tersebut, siswa diharapkan akan bisa tetap berprestasi dan mempertahankan gelar yang sudah pernah diraih tahun ajaran 2017-2018. Semisal juara umum atletik tahun 2018, juara I beregu tingkat provinsi untuk lomba panahan, juara kobalajar, juara I lomba reog kendang, dan masih banyak prestasi lainnya. (*/ed/din)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia