Sabtu, 17 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Hujan Sehari, Langsung Bencana

Rabu, 07 Nov 2018 14:30 | editor : Anggi Septian Andika Putra

HATI-HATI: Warga di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, ketika mengatur lalu lintas karena jalan longsor.

HATI-HATI: Warga di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, ketika mengatur lalu lintas karena jalan longsor. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Musim penghujan tampaknya memasuki wilayah Kota Keripik Tempe sejak kemarin (6/11). Buktinya, sejak dini hari hujan mengguyur berbagai wilayah di Trenggalek. Tak ayal, hal tersebut menimbulkan berbagai bencana seperti tanah longsor dan banjir. Itu terjadi di wilayah Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak,

Berdasarkan informasi yang didapat Jawa Pos Radar Trenggalek di lokasi, hujan mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (5/11) sekitar pukul 19.00 hingga keesokan hari, Selasa (6/11). Akibat peristiwa tersebut, sekitar pukul 05.00 kemarin, sejumlah tanah di tepi jalan utama yang menghubungkan Trenggalek-Munjungan tepatnya di Desa Ngadimulyo, longsor.

"Untung saja saat longsor situasi lalu lintas relatif sepi sehingga tidak mengakibatkan kecelakaan," ungkap Sutrisno, seorang warga setempat.

Dia melanjutkan, mengetahui itu, warga langsung memasang rambu-rambu untuk menandai ada musibah longsor di jalan tersebut dengan ranting dan juga tali rafia. Alasannya, lokasi jalan yang longsor sedikit menanjak sehingga dipastikan kendaraan dari arah Trenggalek yang melewatinya akan tancap gas dengan kencang. Jika tidak ada rambu-rambu, hampir dipastikan bakal kecelakaan akibat kendaraan masuk jurang dan sebagainya.

"Karena longsor itu, sementara waktu jalur hanya bisa dilalui dari satu arah. Jadi, kami berinisiatif untuk mengatur kendaraan dengan sistem buka tutup jalur," ujarnya.

Praktis, dengan sistem buka tutup jalur tersebut, jika ada kendaraan khususnya roda empat yang akan lewat, kendaraan dari sisi lainnya akan di-stop. Tujuannya, agar kendaraan dari arah berlawanan tidak tabrakan. Beberapa jam pascalongsor, petugas dari Polsek Kampak, Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek, dan tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek tiba di lokasi. Mereka langsung menangani, salah satunya dengan menambah rambu imbauan.

"Semoga saja ini bisa segera ditangani agar tidak ada korban," harapnya.

Anggota Polsek Kampak di lokasi, Aiptu Sukirno menambahkan, selain di lokasi itu, di desa yang sama dengan jarak sekitar 600 meter ke arah Kecamatan Munjungan juga ada tanah longsor dari tebing dan menimpa tiga rumah wilik warga setempat. Kendati demikian, tidak terlalu berisiko. Sebab, longsoran masih kecil dan sudah dibersihkan oleh petugas.

"Semoga saja tidak terjadi bencana lagi, mengingat kini memasuki musim penghujan," jelasnya. (jaz/tri/ed/and)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia