Sabtu, 17 Nov 2018
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Sebelum Tewas, Ternyata Rio Sempat...

Kamis, 08 Nov 2018 14:36 | editor : Didin Cahya FS

Ilustrasi

Ilustrasi

BLITAR KOTA - Polisi masih menunggu hasil otopsi terhadap Rio, napi yang tewas di Lapas Kelas II B Kota Blitar , pda Selasa (6/11). Namun, dari hasil olah TKP yang dilakukan, sebelum tewas, Rio mencoba kabur.  

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono  mengatakan, berdasarkan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah petugas lapas, Rio ternyata sebelum tewas mencoba kabur dari lapas. Caranya, naik ke genteng lapas lalu melompat ke tembok lapas sebelah timur. "Tinggi dinding lapas sekitar 5 meter. Karena tidak sampai, akhirnya dia terjatuh," ujar perwira berpangkat tiga balok di pundak ini, kepada Jawa Pos Radar Blitar, Kamis (8/11). 

Saat ini, polisi masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan oleh tim forensik dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkari Kediri. Otopsi itu untuk mengetahui onyebab kematian Rio. Apakah karena dampak terjatuh atau penyebab lainnya. "Kita tunggu. Belum bisa disimpulkan," katanya. 

Sebelumnya, otopsi itu dilakukan atas permintaan keluarga Rio (napi). Keluarga menganggap ada kejanggalan dalam kematiannya. "Atas permintaan keluarga itu, kami lakukan otopsi tadi malam (Rabu, 7/11). Penyebabnya apa, menunggu hasil dari tim forensik," ujar Heri. 

Sebelumnya, pada Selasa (6/11) Polres Blitar Kota mendapat laporan ada salah satu penghuni lapas tewas. Laporan itu berasal dari keluarga napi, Rio (napi yang tewas). Polisi langsung menindaklanjutinya dan meluncur ke lapas untuk memastikan. Setelah dinyatakan benar ada napi yang tewas, polisi langsung lakukan olah TKP di lapas tersebut . 

(rt/kan/abd/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia