Sabtu, 17 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Politik

Dilarang Pasang APK di Jembatan

Jumat, 09 Nov 2018 14:00 | editor : Anggi Septian Andika Putra

MENYALAHI ATURAN: APK bendera parpol yang dipasang pada stuktur Jembatan Ngasinan akan ditertibkan karena melanggar perbup.

MENYALAHI ATURAN: APK bendera parpol yang dipasang pada stuktur Jembatan Ngasinan akan ditertibkan karena melanggar perbup. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Pengurus partai politik (parpol) kontestan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang harus lebih jeli dalam memasang alat peraga kampanye (APK). Pasalnya, hingga kemarin (8/11) masih banyak peraga kampanye seperti bendera parpol yang dipasang di tempat terlarang, seperti jembatan. Seperti terlihat di Jembatan Sungai Ngasinan, masuk Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Trenggalek, dua sisi jembatan di jalur nasional tersebut dipenuhi bendera parpol peserta Pemilu 2019, yang berbeda di setiap sisinya. Tak ayal, itu membuat pemandangan jembatan yang sebelumnya terlihat indah pada malam hari dengan hiasan lampu-lampu taman, menjadi tidak enak dipandang.

“Apapun alasannya, pemasangan bendera atau reklame dan sebagainya di stuktur jembatan itu tidak boleh,” ungkap Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Trenggalek Ahmad Rokhani.

Dia melanjutkan, pemasangan tersebut melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 14 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame. Dalam peraturan tersebut dijelaskan, setiap penyelenggara reklame dilarang memasang pada tiang rambu jalan, tiang lampu pengatur lalu lintas, tiang penerangan jalan umum, tiang kamera lalu lintas, tiang listrik, tiang telepon, struktur jembatan, dinding gedung atau kantor pemerintah, tempat peribadatan, serta sarana pendidikan dan pagar.

“Karena sudah diatur dalam perbup dan jelas dilarang, maka untuk penertibannya merupakan ranah dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Trenggalek,” jelasnya.

Untuk itu, Bawaslu akan bekoordinasi dengan Satpol PP Trenggalek agar ditertibkan. Mengingat sejauh ini banyak sekali bendera atau reklame dan sejenisnya termasuk APK yang dipasang di stuktur jembatan. Selain itu, Bawaslu terus koordinasi terkait pelanggaran pemasangan APK lainnya.

“Ini seperti pemasangan APK di pohon dengan dipaku. Makanya kami akan terus koordinasi untuk penegakan peraturan tersebut,” jelasnya. (jaz/ed/and)

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia