Sabtu, 17 Nov 2018
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Barang Bukti 31 Kasus Dimusnahkan

Jumat, 09 Nov 2018 14:55 | editor : Anggi Septian Andika Putra

PANAS: Salah seorang pegawai Kejaksaan Negeri Trenggalek membenarkan kayu untuk proses pembakaran barang bukti kemarin (8/11).

PANAS: Salah seorang pegawai Kejaksaan Negeri Trenggalek membenarkan kayu untuk proses pembakaran barang bukti kemarin (8/11). (AGUS MUHAIMIN/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK – Seekor ikan teri, 100 benih lobster, dan ratusan botol miras berbagai jenis dimusnahkan Kejari Trenggalek kemarin (8/11). Itu merupakan barang bukti dalam kasus yang telah berkekuatan hukum tetap alias inkrah di tahun 2018. Tercatat, ada 31 kasus yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri tahun ini.

“Termasuk tadi, barang bukti kasus judi narkotika juga cukup banyak,” ujar Lulus Mustofa, Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek.

Pihaknya memiliki atensi lebih untuk sejumlah kasus seperti miras, narkotika, dan judi. Menurutnya, ketiga kasus tersebut memiliki kecenderungan yang sama. Yakni menimbulkan kecanduan bagi pelaku tindak pidana tersebut.

“Makanya kami perlihatkan pemusnahan ini agar kasus tindak pidana ini bisa ditekan dan pelaku tidak mengulangi lagi,” katanya.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tidak begitu ada perbedaan jumlah kasus yang ditangani. Hanya saja, untuk miras memang cukup banyak yang ditemukan. Terbukti, selain di kejaksaan, dalam waktu dekat juga akan ada pemusnahan barang bukti miras di Mapolres Trenggalek.

“Di kami tadi ada sekitar 400 botol dan ada beberapa jeriken miras yang dimusnahkan,” terang dia.

Pria asal Madiun tersebut mengungkapkan, kasus yang mendominasi adalah terkait dengan miras dan perjudian. Menurutnya, itu tidak hanya merugikan kesehatan, tapi juga memiliki efek atau sanksi hukuman yang tidak ringan.

“Sanksinya bervariasi. Ada yang minimal 5 tahun, tergantung perkaranya,” tegas dia.

Dari pantauan Koran ini, ada beberapa cara yang dilakukan untuk pemusnahan barang bukti di kejaksaan ini. Untuk barang bukti miras, ditumbuk dengan alat berat. Pil koplo narkoba sejenisnya diblender. Sedangkan untuk uang palsu, handphone, baju, dan barang bukti lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar. Termasuk di dalamnya barang bukti seekor ikan teri dalam kasus pembunuhan dengan cara gelonggong di Kecamatan Bendungan, Maret lalu. 

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia