Minggu, 16 Dec 2018
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Relokasi Batal, Pedagang Khawatir Pembangunan Pasar Legi Molor

13 November 2018, 13: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

DONGKRAK  EKONOMI :  Tampak pengunjung Pasar Legi Kota Blitar, Selasa (13/11).

DONGKRAK EKONOMI : Tampak pengunjung Pasar Legi Kota Blitar, Selasa (13/11). (M SUBCHAN/ RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA - Pedagang Pasar Legi menyesalkan penundaan relokasi di akhir tahun ini. Sebab, penundaan itu akan berdampak pada realisasi pembangunan pasar yang terbakar pada Juni 2016 lalu. 

Sekretaris Sekretaris Forum Komunikasi, Revitalisasi dan Pemanfaatan Pasar Legi Adi Santoso mengatakan, dibatalkannya relokasi akhir tahun tersebut bakal mempengarui realisasi pembangunan Pasar Legi. Sebab, relokasi pedagang ditunda pada awal 2019. "Jika relokas awal 2019, kami khawatir pembangunan bakal tidak kelar satu tahun," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Selasa (13/11). 

Adi menjelaskan, sesuai kesepakatan awal Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menjanjikan bahwa pembangunan Pasar Legi tidak lagi multi years melainkan hanya satu tahun kelar. Dengan catatan pembangunan dilaksanakan di awal 2019. "Kalau relokasinya saja Februari, maka pembangunan bisa molor. Kan kasihan juga pedagang harus menunggu lagi," ungkapnya.

Menurut Adi, dengan ditundanya relokasi tersebut maka nasib pedagang yang terdampak tidak jelas lagi. Pedagang selama ini sudah menunggu dua tahun lebih realisasi pembangunan yang berada di wilayah Kecamatan Sukorejo itu. "Kami mohon kepada pemerintah maupun anggota legislatif untuk turun langsung melihat kondisi pedagang. Bagaimana keluh kesahnya," kata pedagang yang kiosnya juga terdampak kebakaran ini. 

Seperti diketahui, relokasi pedagang Pasar Legi tidak jadi akhir tahun alias batal. Pemkot membatalkan karena masih menunggu uji Amdal Lalin (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Lalu Lintas). Sebab, sesuai rencana relokasi dilaksanakan sekitar Pasar Legi. "Ya, uji Amdal Lalin ini masih dalam proses," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Blitar Arianto. 

Uji Amdal Lalin, kata Arianto, untuk menentukan titik lokasi mana yang tepat untuk relokasi pedagang. Sesuai permintaan pedagang, relokasi nantinya di sekitar Pasar Legi. "Relokasi ini kuncinya Amdal Lalin. Kita nanti menentukan relokasi dimana. Apakah di situ (sekitar Pasar Legi) atau dimana ?," ujarnya. 

(rt/kan/abd/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia