Rabu, 19 Dec 2018
radartulungagung
icon-featured
Politik

Massa Desak Prabowo Minta Maaf, Ojek Online Tidak Pekerjaan Haram

24 November 2018, 12: 03: 42 WIB | editor : Didin Cahya FS

GERAM : Sejumlah ojek online demo di KPU Tulungagung, terkait isi pidato Prabowo Subianto.

GERAM : Sejumlah ojek online demo di KPU Tulungagung, terkait isi pidato Prabowo Subianto. (AGUS DWIYONO /RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG -Aksi protes terhadap pidato calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, terus meluas ke sejumlah daerah.

Ojek online di Tulungagung, Sabtu (24/11) sekitar pukul 10.00 menggelar demonstrasi mengutuk keras pernyatan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut, yang menyebutkan lulusan SMA sekarang hanya bisa jadi ojek online saat memberi sambutan di Istora Senayan, Kamis (21/11) lalu.

Koordinator Aliansi Ojek Online Tulungagung Agus Widianto menegaskan jika tidak pantas sikap dari capres mengungkapkan kalimat merendahkan ojek online.

"Pak Prabowo, ojek online ini pekerjaan halal jadi tak pantas dipandang sebelah mata," terangnya saat orasi.

Dengan begitu, menuntut Prabowo Subianto minta maaf kepada seluruh ojek online di Indonesia.

Aksi Protes Ojek Online di Tulungagung (RADAR TULUNGAGUNG)

Dari pantauan Jawa Pos Radar Tulungagung, massa ojek online ini membentangkan poster dan berorasi di depan KPU Tulungagung dan Bawaslu. Mereka mendapatkan pengawalan dari polisi saat menggelar aksi.

(rt/did/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia