Rabu, 19 Dec 2018
radartulungagung
icon featured
Ekonomi

Harga Kencur Kalahkan Daging Ayam

26 November 2018, 13: 40: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Harga Kencur Kalahkan Daging Ayam

TULUNGAGUNG – Sejumlah komoditas pangan terpantau naik dalam sepekan ini. Terutama harga kebutuhan dapur seperti rempah-rempah. Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tulungagung di Pasar Ngemplak, harga rempah-rempah seperti kencur menyentuh angka Rp70 ribu per kilogram (kg), sebelumnya Rp 40 ribu per kg. Harga ini mengalahkan harga daging ayam potong yakni Rp 30 ribu per kg.

Kasinun, seorang pedagang sayur di pasar terbesar di Tulungagung ini menjelaskan, sekitar empat hari ini stok sejumlah rempah-rempah minim, bahkan terkadang kosong. “Barangnya nggak ada, makanya harganya juga naik,” ungkapnya.

Lanjutnya, dia tak mengetahui secara pasti apa penyebab minimnya stok barang. Karena sebelumnya kenaikan harga tidak sedrastis ini. Bahkan, harga ini melebihi harga daging ayam, yakni Rp 30 ribu per kg.

Tak hanya kencur, rempah-rempah seperti lengkuas, kunyit, dan jahe terpantau naik. Jika sebelumnya harga jahe berada pada kisaran Rp 20 ribu per kg, kini menyentuh harga Rp 30 ribu per kg. Harga kunyit pun mengalami kenaikan Rp 2 ribu rupiah jika dibandingkan sebelumnya. Yakni Rp 12 ribu per kg.

Lengkuas yang sebelumnya seharga Rp 5 ribu per kg, kini berada pada Rp 7 ribu per kg. Minimnya stok barang membuat sejumlah pedagang enggan berjualan sementara waktu. Lantaran enggan merugi. Dwi pedagang sayur yang lain mengaku terpaksa tidak berjualan rempah-rempah untuk sementara waktu. “Iya sudah dua hari ini saya tidak ambil karena stoknya juga nggak ada. Harganya juga mahal daripada nggak laku,” jelasnya.

Sementara itu, kenaikan harga juga terjadi pada kebutuhan bumbu dapur. Seperti bawang merah yang merangkak menjadi Rp 25 ribu per kg. Padahal, sebelumnya harga bawang merah pada kisaran Rp 20 ribu per kg.

Dwi menjelaskan, kenaikan harga bawang dampak dari hari besar Maulid Nabi beberapa waktu lalu. “Bawang merah naik mulai menjelang hari besar sampai sekarang,” tandasnya. Meski demikian, sejumlah bumbu dapur seperti cabai rawit dan bawang putih relatif turun. Untuk harga telur ayam relatif stabil, yakni Rp 22 ribu per kg. Bawang putih kisaran harga Rp 18 ribu per kg, setelah sebelumnya Rp 20 ribu per kg. Sedangkan cabai rawit Rp 17 ribu per kg. “Kalau cabai rawit turun. Sebelumnya Rp 25 ribu per kg,” ujarnya.

Dwi berharap harga kebutuhan dapur dapat kembali stabil. Karena jika berlangsung cukup lama, bukan tidak mungkin akan berdampak pada penghasilan sejumlah pedagang. “Sementara ini sih memang belum terlalu berpengaruh, semoga lekas stabil,” katanya.

(rt/dre/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia