Rabu, 19 Dec 2018
radartulungagung
icon featured
Features

Kakak-Adik Ini Bakal Ikut Asia Pacific Arts Festival di Vietnam

OLEH : ZAKI JAZAI

05 Desember 2018, 15: 00: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

HARUS SEIRAMA: Sakti (main keyboard) bersama sang adik, Bimo, menunjukkan kebolehannya dalam bermain musik.

HARUS SEIRAMA: Sakti (main keyboard) bersama sang adik, Bimo, menunjukkan kebolehannya dalam bermain musik. (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

Kota Keripik Tempe memiliki segudang talent berbakat dari berbagai jenis bidang. Salah satunya di bidang musik yang dimiliki Andika Kusuma Sakti dan Bimo Kumoro Sakti. Kedua bocah kakak-beradik ini lulus audisi yang bakal tampil pada Asia Pacific Arts Festival 2019 atau festival seni se-Asia Pasifik di Ho Chi Minh City, Vietnam

Wajah sedikit letih tampak ketika Jawa Pos Radar Trenggalek menemui Andika Kusuma Sakti dan Bimo Kumoro Sakti di rumahnya di wilayah Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek, kemarin (4/12).

Saat itu kedua bocah tersebut baru saja pulang sekolah. Setelah itu keduanya langsung duduk sembari bercerita tentang pengalaman tersebut.

Sebenarnya kedua bocah tersebut tidak ada yang memiliki darah seni apa pun. Hal itu ada ketika mereka melihat suatu pertunjukan dan video tentang cara bermain keyboard serta drum.

Mereka pun langsung tertarik. Dari situ keduanya meminta sang ayah, Supriyo, agar mengajarinya cara bermain alat musik tersebut. "Karena tidak bisa bermain musik, saat itu ayah mencarikan pelatih untuk mengajari kami,"ungkap Andika Kusuma Sakti.

Semenjak itu, Sakti -panggilan Andika Kusuma Sakti- belajar bermain keyboard. Sedangkan sang adik Bimo (Bimo Kumoro Sakti, Red) mulai belajar drum. Karena beda alat musik yang dilatih, sesekali mereka latihan terpisah.

Selain itu, sesekali sang pelatih datang ke rumahnya untuk melatih mereka berdua, bersama beberapa orang teman yang masuk dalam grup band di studio musik kecil samping rumah. ”Saat itu saya masih kelas III SD, makanya sangat senang belajar bermain musik yang menjadi hobi,” katanya.

Dengan terus berlatih tersebut, kemampuannya dan sang adik bermain musik terus terasah. Satu tahun berselang, langsung meraih juara.

Baik secara kelompok band maupun perseorangan (solo) pada suatu fertival musik yang diikuti mulai dari tingkat kabupaten sampai provinsi. Tak ayal, karena kemampuannya ketika tampil tersebut, dirinya dan sang adik diam-diam dilirik seorang pemandu bakat musik dari Jogjakarta.

Gayung pun bersambut, secara tidak sengaja ketika dirinya bersama sang ayah mengantarkan Bimo mengikuti kompetisi drummer tingkat nasional di lima kota meliputi Jakarta, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, dan Solo, sekitar awal bulan lalu.

Dirinya pun kembali bertemu dengan pemandu bakat yang lama meliriknya. Dari situ dirinya diminta mengikuti audisi untuk mencari talenta berbakat yang nantinya mengikuti festival musik se-Asia Pasifik, di Ho Chi Minh City, Vietnam.

“Selain saya, dia (pemandu berbakat asal Jogjakarta, Red) juga meminta adik untuk ikut audisi tersebut karena kemampuannya sebagai drummer yang mampu masuk delapan besar kompetisi drummer tingkat nasional di lima kota tersebut,” tutur bocah yang duduk di kelas VII SMPN 1 Trenggalek ini.

Kesempatan tersebut tidak disia-siakan kedua bocah itu dengan mengikuti audisi di Sleman, Jogjakarta, sekitar pertengahan bulan lalu. Tak ayal dengan kemampuannya, kedua bocah ini terpilih mengikuti festival tersebut. ”Semoga saja kami bisa memberikan yang terbaik ketika di Vietnam nanti,” tuturnya.

Sementara itu, sang adik, Bimo Kumoro Sakti menambahkan cerita sang kakak. Kendati telah terpilih, dirinya dan kakak tidak tahu siapa saja yang mengikuti audisi tersebut.

Sebab, audisi dilakukan dengan sistem penjaringan anak-anak berbakat dalam bidang musik yang nanti diundang. Jadi, dirinya baru mengetahu rekan satu grup band tersebut ketika kali pertama mengikuti latihan untuk persiapan sekitar satu minggu lalu. ”Karena baru bertemu satu kali, kami belum mengenal satu dengan yang lainnya,” ujarnya.

Nanti dua minggu sekali, dirinya bersama sang kakak akan berangkat ke Sleman mengikuti latihan sebelum bertolak ke Vietnam yang direncanakan Kamis (17/1/2019) mendatang.

Diharapkan dengan terus latihan tersebut, dirinya lebih mengenal rekan sesama grup bandnya. “Selain kelompok, nantinya juga dipertandingkan nomor solo atau individual. Semoga saja kami bisa menampilkan yang terbaik dan mohon doa restu,” jelas siswa kelas V SD Inovatif Muhammadiyah ini.

(rt/zak/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia