Rabu, 19 Dec 2018
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

10 Hari Hilang, Mayat Dodo Korban Kecelakaan Kerja Ditemukan Membusuk

07 Desember 2018, 11: 41: 23 WIB | editor : Didin Cahya FS

KETEMU : Mayat Dodo Sriutomo korban kecelakaan kerja ditemukan di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Jumat (7/12) sekitar pukul 09.00 WIB.

KETEMU : Mayat Dodo Sriutomo korban kecelakaan kerja ditemukan di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Jumat (7/12) sekitar pukul 09.00 WIB. (AGUS DWIYONO / RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG- Misteri nasib Dodo Sriutomo, warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, korban kecelakaan kerja di Jembatan Bukur, di Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, terjawab sudah.

Pria 44 tahun tersebut, Jumat (7/12)  sekitar pukul 09.00 ditemukan sudah tak bernyawa di tumpukan sampah di pinggir Sungai Brantas di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru.

Dari pantauan di lapangan, mayat Dodo Sriutomo terapung di antara tumpukan sampah yang berada di bekas galian pasir di pinggir sungai.

Kondisi mayat masih lengkap mengenakan celana pendek dan baju. Namun kulit tubuh sudah mengelupas dan mengeluarkan bau busuk.

Sontak, setelah peristiwa tersebut tersiar sejumlah warga datang dan petugas dari Polres Tulungagung ke lokasi. Usai mayat tersebut ditemukan, lantas di bawa ke RSUD dr Iskak.

Tentu dengan temun mayat Dodo Sriutomo, mengejutkan semua pihak. Sebab hampir tujuh hari proses pencarian dari tim gabungan Basarnas Trenggalek, TNI, polisi dan lain-lain tak membuahkan hasil. Bahkan secara resmi proses pencarian dihentikan pada Selasa (4/12) lalu.

" Kaget ada temuan mayat, dari dulu dicari tidak ketemu. Syukur kini sudah terjawab," ungkap Dwiyo, warga sekitar.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di sekitar Jembatan Bukur, Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol,  Selasa (27/11) digemparkan dengan peristiwa kecelakaan kerja menimpa Dodo Sriutomo alias Widodo, warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru.

Pria 44 tahun tersebut terperosok dari jembatan dengan ketinggian sekitar 10 meter saat bekerja. Tak pelak, bawah jembatan  merupakan sungai, membuat korban  terseret arus.

(rt/did/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia