Sabtu, 23 Mar 2019
radartulungagung
icon featured
Pendidikan

MGBK Sukses Gelar Pameran Pendidikan

13 Desember 2018, 15: 12: 40 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

INOVATIF: Kabid Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, bersama guru dan MGBK mampir di salah satu stan peserta pameran.

INOVATIF: Kabid Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, bersama guru dan MGBK mampir di salah satu stan peserta pameran. (DHARAKA R PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)

TRENGGALEK – Banyak faktor yang menyebabkan perilaku nakal peserta didik di sekolah. Salah satunya karena mereka salah dalam menentukan jurusan di sekolah. Akibatnya, mereka tidak nyaman, lantaran materi yang diajarkan tidak sesuai dengan keinginan.

Berangkat dari itu, Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan pameran pendidikan dengan mengundang sekolah sekolah di tingkat SMA/K/MA.

Tujuannya tak lain agar siswa, khususnya kelas IX bisa mendapatkan informasi lebih banyak sebelum mengambil keputusan menempuh pendidikan di jenjang berikutnya.

Dari pantauan Koran ini, ribuan siswa kelas IX dari sekolah-sekolah di Kota Keripik Tempe memadati halaman SMPN1 Trenggalek yang menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan, kemarin (12/12).

Antusiasme siswa kelas IX ini juga sangat bagus dalam mengikuti kegiatan tersebut. Indikasinya, mereka begitu aktif mencari tahu jurusan-jurusan sekolah yang menjadi peserta pameran ini.

Ada puluhan peserta dalam pameran pendidikan ini. Tidak hanya SMA/K/MA di lokal Trenggalek, sebagian ada juga peserta dari daerah lain. Semisal SMK Kelautan Perikanan, Surabaya.

Ketua MGBK Kabupaten Trenggalek Mattobii mengatakan, ada sekitar 22 peserta pameran pendidikan ini. Menurutnya, pameran pendidikan di tingkat SMA ini adalah yang kali pertama diselenggarakan di regional jawa timur.

Selama ini, sambung dia, saat masuk tahun ajaran baru, siswa cenderung hanya ikut-ikutan atau terpengaruh oleh tren saat mengambil jurusan atau sekolah. Padahal, setiap siswa memiliki karakter serta minat dan bakat yang berbeda. Akibatnya, sering ditemui siswa drop out (DO) atau bolos saat sekolah. Ini bisa terjadi, salah satunya karena mereka tidak nyaman dalam mengenyam pendidikan atau materi di sekolahnya. “Karena kurang informasi itu, mereka salah ambil sekolah sehingga mereka malas. Itu karena tidak sesuai atau materi yang terlalu berat bagi mereka,” katanya.

MGBK sengaja menginisiasi pameran pendidikan tersebut agar siswa kelas IX yang melanjutkan pendidikan di jenjang berikutnya mendapatkan informasi lebih baik. Nantinya, mereka pun tidak salah ambil keputusan dalam melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Perilaku menyimpang dalam lingkungan pendidikan bisa diminimalisasi, seperti bolos sekolah dan lain sebagainya. “Jadi tidak hanya sekadar ‘yang penting sekolah’, tapi jurusan atau sekolah yang dipilih itu memang sesuai dengan minat dan bakatnya,” jelas dia.

Guru SMP 5 Trenggalek ini menambahkan, ada empat bidang layanan dalam bimbingan konseling, yakni bidang layanan pribadi, sosial, belajar, dan karier. Untuk itu, guru BK juga berkewajiban untuk ikut memberikan informasi seluas-luasnya mengenai jurusan sekolah yang bisa menunjang karier mereka di masa yang akan datang. “Kami tadi memberi mereka tugas untuk bertanya kepada peserta pameran. Tugas itu nanti harus dikumpulkan. Tujuannya, agar mereka benar-benar mencari informasi pendidikan di jenjang berikutnya,” jelas dia.

Sementara itu, ketua panitia pameran pendidikan, Mujihartanto menambahkan, pameran tersebut tidak hanya membawa manfaat bagi anak didik kelas IX. Peserta pameran pun diuntungkan karena mereka tidak harus door to door ke sekolah untuk memamerkan lembaga mereka. Di sisi lain, pihak sekolah (SMP, Red) pun tidak terganggu oleh aktivitas sosialisasi yang diselenggarakan oleh peserta yang mencari murid baru. “Jadi kegiatan seperti ini lebih efektif, antusiasme anak-anak juga bagus. Tahun depan insyaallah kita adakan lagi,” tandasnya.

Dalam rangkaian pameran pendidikan ini, panitia juga menyediakan sarana bagi siswa untuk unjuk kebolehan. Bertajuk pentas seni, para pelajar kelas IX kemarin menunjukkan bakat mereka.

(rt/muh/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia