Jumat, 18 Jan 2019
radartulungagung
icon-featured
Politik

Jelang Pilpres dan Pileg, Dispendukcapil Jemput Bola Pemilih Pemula

27 Desember 2018, 22: 05: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

Jelang Pilpres dan Pileg, Dispendukcapil Jemput Bola Pemilih Pemula

 TULUNGAGUNG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Tulungagung melakukan pelayanan jemput bola perekaman e-KTP di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darul Hikmah, Kamis (27/12). Ratusan santri dan santriwati yang tergolong pemilih pemula, sejak pagi antre untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala Dispendukcapil Tulungagung M. Justi Taufik mengatakan, pelayanan itu merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 471.13/24150/dukcapil tentang Pelayanan Jemput Bola Perekaman e-KTP Serentak secara Nasional.

Sasaran perekaman e-KTP ini pemilih pemula di ponpes, SMA/SMK, dan perguruan tinggi. “Dari dinas memilih dua ponpes, yaitu Ponpes Modern Darul Hikmah dan Ponpes Al Falah di Desa Simo, Kecamatan Kedungwaru. Kalau di tingkat SMA/SMK, masih disusun jadwal, apalagi kini musim libur sekolah,” ungkap pria ramah ini.

Di Ponpes Darul Hikmah, peserta perekaman e-KTP ini berusia 16 tahun atau nanti pada 17 April sudah berusia 17 tahun. Jadi sudah terdata lebih dulu dan bisa masuk ke data tinggkat nasional.

Mereka pun dengan mudah untuk ikut perekaman e-KTP, hanya menujukkan fotokopi kartu keluarga maupun nomor induk kependudukan (NIK).

PEREKAMAN E-KTP UNTUK PEMILIH PEMULA DI PONPES (RADAR TULUNGAGUNG)

“Untuk itu, bagi orang tua yang memiliki anak berusia 16 tahun, bisa segera melakukan perekaman e-KTP. E-KTP adalah data tunggal kependudukan untuk berbagai keperluan administrasi warga negara,” tandas mantan kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) ini.

Jumlah penduduk di Tulungagung mencapai 1.109.237 jiwa. Dari jumlah tersebut, yang wajib e-KTP 863.606 jiwa. Sedangkan yang sudah melakukan perekaman 881.726 jiwa. Artinya, melebihi target 100 persen. “Hampir 12 ribu pemilih pemula ada di kabupaten ini,” ungkapnya.

Dia menambahkan, menjelang Pileg dan Pilpres 2019 nanti, sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri, Dispendukcapil Tulungagung telah memusnhakan e-KTP rusak atau tidak terpakai sebanyak 62.748 keping. “Daripada menumpuk di gudang, lebih baik dimusnahkan untuk menghindari penyalahgunaan,” katanya.

Di tempat sama, pengurus Ponpes Modern Darul Hikmah, Irkhamni Khoirul M. mengatakan, ada sekitar 200 santri dan santriwati ikut perekaman e-KTP.

Tentu dengan pelayanan jemput bola dari Dispendukcapil Tulungagung, pihak ponpes memberikan apresiasi. Sebab, dengan begitu mempermudah perekaman e-KTP tanpa harus ke kecamatan.

Apalagi e-KTP ini penting bagi santri dan santriwati di kemudian hari. Contohnya, untuk mengurus SIM, pernikahan, pembelian tiket kereta dan pesawat, serta lain-lain. “Tahun 2019 nanti ada pileg dan pilpres. Jadi penghuni ponpes masih masuk pemilih pemula bisa menggunakan hak pilih di pesta demokrasi,” pungkasnya.

(rt/did/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia