Jumat, 18 Jan 2019
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Dijanjikan Jadi PNS, Kena Tipu Setor Rp 175 Juta

05 Januari 2019, 15: 10: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Dijanjikan Jadi PNS, Kena Tipu Setor Rp 175 Juta

TULUNGAGUNG - Modus penipuan bisa meloloskan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kota Marmer kembali terungkap. Bahkan, korban, SY, 53, warga Desa Pecuk, Kecamatan Pakel, rugi hingga ratusan juta rupiah setelah tergiur janji MU, 60, warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru.

Anak SY bernama RK, dijanjikan MU menjadi PNS di Pemkab Tulungagung. Namun hingga kini belum terwujud.

Kasus penipuan tersebut berawal saat pertemuan MU dan SY, Juli 2015 lalu. MU meyakinkan SY jika anaknya akan mudah menjadi PNS di Pemkab Tulungagung. “Tiga tahun setelah merasa ditipu, SY memutuskan lapor ke polres pada Kamis (3/1) lalu,” ungkap Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar, melalui Kasubbag Humas AKP Sumaji kemarin (4/1).

Dia menjelaskan, setelah terlapor (MU, Red) meyakinkan pelapor (SY, Red) bisa membantu anaknya menjadi PNS. Di lain hari, SY datang ke rumah MU. Tujuannya memperjelas perbincangan saat berada di hajatan tersebut. “Karena tergiur, pelapor datang ke rumah terlapor untuk menanyakan kelanjutan dan kepastian, apakah dapat memasukkan anaknya jadi CPNS atau tidak,” jelasnya.

SY tergiur janji MU dan memenuhi persyaratan terlebih dulu dengan setor Rp 175 juta. “Terlapor berjanji apabila pembayaran sudah lunas, maka satu bulan kemudian surat keputusan (SK) akan segera keluar dan anak SY sudah bisa masuk kerja,” ungkapnya.

SY pun membayar bertahap. Total kini sudah mencapai total Rp 164 juta. “Hingga kini tidak ada kelanjutan. Saat dimintai keterangan, beragam alasan dilontarkan MU. Dan jika diminta pengembalian uang, hanya janji-janji,” ungkapnya.

Merasa dirugikan, SY lapor ke Polres Tulungagung dengan membawa barang bukti transfer dan kuitansi penyerahan uang.

(rt/did/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia