Jumat, 18 Jan 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Cuaca Pengaruhi Omzet Food Truck, Tapi Tetap Diminati Anak Muda

07 Januari 2019, 21: 10: 58 WIB | editor : Didin Cahya FS

KONGKOW DULU: Ratusan orang menikmati menu food truck di GOR Lembu Peteng.

KONGKOW DULU: Ratusan orang menikmati menu food truck di GOR Lembu Peteng. (DHARAKA R. PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)

 TULUNGAGUNG – Cuaca yang tidak menentu pada awal 2019 menjadi salah satu tantangan anak muda Kota Marmer yang berkecimpung di bisnis food truck.  Sebab, kondisi tersebut membawa dampak pada omzet mereka. Terkadang omzet naik, kadang turun.

Meski begitu, mereka tetap optimistis terhadap potensi bisnis yang cukup menjanjikan ini. Karena, bisnis ini secara tak langsung  menyajikan alternatif wisata kuliner dibanding kafe konvensional pada umumnya.

Muhammad Suseno koordinator Food Truck Tulungagung mengatakan, dilihat dari segi kepraktisan, food truck lebih praktis dan efisien. Alasannya mobil bisa ke mana-mana dan meluncur cepat untuk mencari adanya keramaian atau event. “Model seperti ini lebih praktis,” katanya Senin (7/1).

Meskipun demikian, dia mengakui harga yang ditawarkan kepada konsumen memang lebih tinggi dibanding yang berjualan dengan gerobak. Kendati demikian, hal ini malah menarik minat anak muda untuk kongkow di lokasi itu karena menu yang disajikan lebih beragam. “Untuk higienitas tetap dijaga, karena itu menjadi bagian dari gaya hidup dan style anak muda itu sendiri,” tambahnya.

Seno-sapaan akrabnya, melanjutkan, bisnis kuliner seperti ini memang cukup menarik minat anak muda untuk terjun ke situ sejak 2018 lalu. Karena lebih menjanjikan ketimbang sewa ruko atau buat outlet. “Untuk kelemahan tetap ada, khususnya saat berhadapan dengan musim penghujan,” ujarnya.

Meskipun begitu, dia mengakui saat ini ada sekitar 20 food truck yang tergabung di komunitas. Semua berlomba membuat menu sekreatif mungkin, baik olahan tradisional maupun modern yang cocok untuk segala umur. Alhasil, banyak anak muda dengan berbagai latar belakang pendidikan yang terjun di dalamnya. Artinya, semua latar belakang anak muda bisa menggeluti usaha ini. “Apapun latar belakangnya bisa ikut di bisnis kuliner seperti ini,” tandasnya

(rt/rak/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia