Jumat, 18 Jan 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Pencuri Sempat Berkelit Meski Diinterogasi Lima Polisi

09 Januari 2019, 17: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

KEPERGOK :  Mamik Muarifin, warga Desa Pojok Kecamatan Ngantru,.

KEPERGOK : Mamik Muarifin, warga Desa Pojok Kecamatan Ngantru,. (AGUS DWIYONO/RADAR TULUNGAGUNG)

 TULUNGAGUNG-Proses penagkapan  Mamik Muarifin, warga Desa Pojok Kecamatan Ngantru, pencuri handphone milik Abdul Hamid Faiddurrohman, 34,  warga Desa Pulerejo, kecamatan setempat, tidak mudah.    

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar,  melalui Kapolsek Ngantru AKP Maga Fidri Isdiawan  mengaku, berbekal keterangan korban dan hasil olah TKP petugas langsung melakukan penyelidikan. Meski saat itu petunjuk sangat minim namun petugas optimis bisa mengungkapnya.

“Beberapa saksi kita periksa, termasuk orang asing yang sering mendatangi lokasi. Alhamdulilah progresnya ada. Ciri-cirinya sudah kami kantongi,” ungkapnya.

Gayungpun bersambut, setelah dua puluh hari melakukan penyelidikan, petugas mendapatkan informasi ada seseorang yang memiliki ciri-ciri identik dengan tersangka. Tak mau kecolongan, lima anggota langsung mendatangi rumah tersangka di Desa Pojok. Setelah diinterograsi, tersangka mengakui perbuatannya.

“Awalnya tersangka berkelit, tetapi barang bukti berupa ponsel masih ada padanya. Sehingga iapun tidak bisa mengelak, kini tersangka mendekam di Polsek Ngantru,” jelasnya.

(rt/did/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia