Sabtu, 23 Mar 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Dirjend PPMD Beri Pembekalan Pemuda dan Pendamping Desa

09 Januari 2019, 22: 05: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Dirjend PPMD Beri Pembekalan Pemuda dan Pendamping Desa

TULUNGAGUNG.- Besarnya dana desa (DD) yang digelontorkan pemerintah pusat belum termanfaatkan secara maksimal. Itu mendorong Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjend PPMD) memberi pembekalan kepada masyarakat dan pemuda.

Bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, menggelar seminar pengelolaan DD di Barata Convention Hall Tulungagung, Sabtu (15/12/2018) lalu. Seminar itu diikuti ratusan pemuda dan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kualitas para pemuda dan pendamping desa.

Seminar itu dihadiri Dirjen PPMD M. Zaini Mustaqiem, Staf Khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga Bidang Komunikasi dan Kemitraan Anggia Ermarini, Koordinator Konsultan Pendamping Desa Wilayah IV Jawa Timur Andry Dewanto Ahmad, serta seluruh pendamping desa se-Kabupaten Tulungagung dan organisasi kepemudaan se-Kabupaten Tulungagung.

Zaini Mustaqiem menjelaskan, misi pendampingan desa ini adalah munculnya masyarakat yang berpemerintahan kuat dan demokratis di desa. Dia berharap, desa tumbuh menjadi wilayah yang berdaya. “Jadi mampu membiayai dirinya sendiri atas inisiatif masyarakat desa dan fasilitatornya. Dengan demikian, akan tercipta desa maju dan mandiri dalam berpemerintahan,” terangnya.

Dia juga menambahkan, peran pemuda dalam memajukan desanya sangat penting. Pemuda berpotensi membawa perubahan tidak hanya secara fisik, tapi juga ide-ide yang kreatif. “Jika ingin mengubah desa, jangan hanya diubah secara fisik, tapi juga dalam hal cara berpikir. Dalam hal ini, pemuda desa harus mampu mempunyai peran terhadap perubahan cara berpikir di masyarakat. Pemuda desa jangan terlalu tergantung dengan dana desa yang diberikan,” jelasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga Bidang Komunikasi dan Kemitraan Anggia Ermarini menyebut pemuda harus mampu memanfaatkan teknologi dengan baik.

Menurut dia, salah satu bentuk bagaimana pemuda mampu berkontribusi terhadap pembangunan desa adalah dengan melalui teknologi. “Teknologi menjadi hal terpenting di zaman sekarang. Dengan menggunakan teknologi secara bijak, organisasi sosial desa seperti karang taruna akan menjadi inti kegiatan inovasi dan penggerak di desa masing-masing,” katanya.

(rt/iyo/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia