Jumat, 18 Jan 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Banner Penyegelan Karaoke 999 Sempat Dicopot, Satpol PP Tegur Keras

10 Januari 2019, 13: 14: 59 WIB | editor : Retta wulansari

TEGUR KERAS : Satpol PP menegur keras pencopotan banner pengumuman penyegelan di sebuah tempat karaoke.

TEGUR KERAS : Satpol PP menegur keras pencopotan banner pengumuman penyegelan di sebuah tempat karaoke. (M. SUBCHKAN/ RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA - Banner pengumuman penyegelan yang dipasang di pagar pintu masuk Karaoke 999 sempat dipindah pengelola karaoke. Itu dilakukan setelah petugas Satpol PP menyegel tempat karaoke yang berada di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan pada Rabu (9/1).

Satpol PP menyesalkan tindakan pengelola yang memindahkan banner pengumuman tanpa ada izin terlebih. Saat itu, satpol PP langsung menegur pengelola. "Iya, kami telah lakukan teguran keras. Seharusnya yang berhak memindahkan dan mencopot adalah Satpol PP," kata Kasatpol PP Kota Blitar Juari, kepada Jawa Pos Radar Blitar, Kamis (10/1). 

Juari mengatakan, selang beberapa jam melakukan penyegelan di Karaoke 999 Satpol PP mendapat laporan dari masyarakat bahwa banner  pengumuman yang dipasang di pagar pintu masuk di lepas. Petugas langsung mengecek ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. "Sudah di cek, ternyata di pindah. Itu yang banner, bukan yang scotlit. Yang banner di pagar itu dipindah agak masuk," jelas pria ramah ini. 

Saat itu, lanjut dia, satpol PP langsung menegur dan meminta agar banner dikembalikan (ditempelkan) lagi ke tempat semula. Namun, yang lebih penting yakni pengelola mematuhi aturan dan tidak beroperasi dulu. "Pada prinsipnya kami menutup untuk tidak operasional bukan pagarnya," ujarnya. 

Nah, selama penutupan tempat hiburan malam itu, petugas dari satpol PP akan berpatroli secara rutin. Mengecek tempat karaoke yang sudah dilarang beroperasi itu. Apabila diketahui tetap buka atau beroperasi maka petugas satpol PP tak segan untuk menindaknya. "Kami akan lakukan tindakan tegas untuk tutup selamanya dan izinnya akan kami cabut," ancamnya. 

(rt/abd/kan/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia