Jumat, 18 Jan 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Sengaja Atau Tidak Siswi SMA Buang Bayi di WC, Masih Didalami Polisi

11 Januari 2019, 15: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

DIAMANKAN : Polisi mengumpulkan barang bukti kasus kematian bayi di WC Puskesmas Kauman.

DIAMANKAN : Polisi mengumpulkan barang bukti kasus kematian bayi di WC Puskesmas Kauman. (AGUS DWIYONO/ RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG - Kasus kematian bayi dari Er, 16, warga Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, ada unsur kesengajaan atau tidak masih belum bisa dipastikan.

Meski polisi sudah memeriksa saksi dari pihak puskesmas, belum cukup untuk membuktikan tindakan sengaja atau tidak. "Belum berani bilang ada unsur kesengajaan dari ibunya atau gimana sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sementara ibu kandung bayi belum di panggil untuk diperiksa," terang Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar Jumat (11/1).

Dia mengaku, saat polisi ke lokasi, kondisi bayi sudah bersih dan terputus ari-arinya. Selain itu, dilakukan pengambilan dari kloset bayi sempat tersangkut kakinya karena kondisi bayi dua kaki sudah masuk kloset, sehingga membutuhkan beberapa waktu untuk mengambil bayi dengan cara membongkar kloset.

Dia mengaku, posisi bayi dalam keadaan duduk dan kaki sampai pusar masuk dalam kloset. polisi belum berani bilang ada unsur kesengajaan dari ibunya atau gimana sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sementara ibu kandung bayi belum di panggil untuk di periksa.

Pengunjung Puskesmas Kauman dibuat gempar dengan peristiwa bayi meninggal di water closed (WC) Kamis (10/1) sekitar pukul 20.30.

Kondisi bayi perempuan dengan panjang 49 senti meter dan berat 28 ons tersebut sudah meninggal dunia. 

Informasi dihimpun di lapangan, ada dua perawat menerima seorang pasien sekitar pukul 18.45,  Er, 16, warga Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, dan masih siswi SMA di Kota Marmer ini.

(rt/iyo/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia