Selasa, 19 Feb 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Aksi Komplotan Pembobol ATM Akibatkan Total Kerugian Rp 48 Juta

08 Februari 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

MERUGI: ATM di Jalan S. Supriyadi masih digaris polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

MERUGI: ATM di Jalan S. Supriyadi masih digaris polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA – Polisi terus menyelidiki aksi pembobolan dua ATM Bank Jatim di dua lokasi di Blitar. Sementara itu, polisi telah berkoordinasi dengan Bank Jatim Cabang Blitar terkait pembobolan ATM tersebut. Hasilnya, total kerugian yang dialami Bank Jatim mencapai Rp 48 juta. “Total kerugian itu di dua ATM yang dibobol,” jelas Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono.

Rinciannya, di ATM wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Udanawu, pelaku menguras Rp 18 juta. Sedangkan di ATM Bank Jatim depan bekas kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar atau di Jalan S Supriyadi uang yang dikuras sebanyak Rp 30 juta. Jadi, total kerugian Rp 48 juta.

 Seperti diberitakan, komplotan pembobol ATM Bank Jatim itu merupakan jaringan dari Provinsi Lampung. Para pelaku diduga juga beraksi di sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Aksi pembobolan dua ATM itu diduga dilakukan dalam waktu yang sama. Kepolisian saat itu mendapati laporan pertama pembobolan ATM Bank Jatim di halaman depan KSU Sri Lestari jalan raya Blitar-Kediri Desa Sukorejo, Kecamatan Udanawu, pada Selasa (5/2) sekitar pukul 09.00. Polisi langsung melakukan olah TKP di ATM tersebut.

Saat dilakukan olah TKP, tidak ditemukan kerusakan pada ATM. Namun ketika dicek di mesin belakang ATM, ada kerusakan, beberapa kabel sudah terurai. Dua ATM itu sudah digaris polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

(rt/kan/abd/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia