Minggu, 21 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Pendidikan

USBN, Tak Semua Sekolah Pakai Smartphone

05 Maret 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Retta wulansari

APA SUDAH YAKIN?: Peserta di SMAN 1 Durenan ketika melaksanakan simulasi USBN-BK Senin (4/3).

APA SUDAH YAKIN?: Peserta di SMAN 1 Durenan ketika melaksanakan simulasi USBN-BK Senin (4/3). (ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - Ujian sekolah berstandar nasional berbasis komputer (USBN-BK) jenjang SMA serentak dilaksanakan Senin (4/3). Tidak semua sekolah menerapkan smartphone pada USBN meskipun bisa dilaksanakan. Seperti terlihat di SMAN 1 Durenan. Di sekolah ini, siswanya tidak memakai smartphone dalam melaksanakan USBN-BK yang dimulai sekitar pukul 07.00. Sekolah pun menambah dua ruangan komputer untuk USBN-BK menjadi lima dari sebelumnya tiga ruangan. “Satu ruangan untuk komputer client menggunakan kompter jinjing (laptop), sedangkan empat ruangan semuanya menggunakan personal computer (PC),” ungkap Wakasek Kurikulum SMAN 1 Durenan, David Hendro W.

David mengatakan, itu dilakukan karena sekolah berupaya tidak menginginkan peserta mengikuti ujian dengan smartphone. Alasannya, kendati bisa dan boleh, kemungkinan peserta memiliki beban tersendiri jika mengikuti ujian dengan smartphone. Sebab, tampilan yang terdapat dalam smartphone pastinya berbeda dengan tampilan yang ada pada laptop atau PC sehingga akan menyulitkan peserta. “Pastinya jika mengikuti ujian dengan smartphone, waktu peserta akan terkuras untuk membaca soal saja. Sebab, dengan layar dan tampilan yang kecil, peserta harus membesar kecilkan soal hanya untuk membacanya,” katanya.

Untuk pelaksanaan, praktis tidak ada kendala. Sebab, sekolah melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan pelaksanaan. Baik di server, jaringan, dan sebagainya, tidak ada kendala. Hanya, terdapat kesalahan pada salah satu soal mapel bahasa Indonesia, jawaban tidak sesuai pada pertanyaanya. “Seperti yang ditanyakan bernama Budi, tapi semuanya jawaban namanya Andi. Untuk itu, kami suruh agar peserta menjawabnya sebisanya dan nantinya ini akan dilaporkan,” tuturnya.

Senada juga diungkapkan progtor SMAN 1 Trenggalek Budi Riyanto. Dia menambahkan, hingga akhir pelaksanaan sekitar pukul 16.15 Wib, USBN-BK berjalan lancar. Setelah selesai mengerjakan, peserta bisa langsung logout dan jawaban segera diunggah ke server pusat. “Tidak ada hambatan. Semoga saja pelaksanaan hari kedua besok (hari ini, Red) semua juga berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Terpisah, Kasi SMA dan PKLK Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Tulungagung-Trenggalek, Riris Etikasari menjelaskan, pelaksanaan USBN-BK tetap disosialisasikan sebelumnya. Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, diharapkan sekolah bisa lebih siap dan tidak mendapatkan kendala berarti pada pelaksanaanya. “Ini adalah ujian sekolah sehingga seluruh tanggung jawab sepenuhnya diserahkan ke sekolah. Untuk hari pertama ini, semuanya berjalan lancar,” jelasnya.

(rt/zak/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia