Selasa, 19 Mar 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Investor Terganjal RTRW Belum Ada Kawasan Khusus untuk Industri

13 Maret 2019, 05: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

MENARIK : JLS di Desa/Kecamatan Besuki, jadi daya tarik wisatawan. Karena banyak pantai.

MENARIK : JLS di Desa/Kecamatan Besuki, jadi daya tarik wisatawan. Karena banyak pantai. (DHARAKA R. PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG.ID)

 TULUNGAGUNG – Keinginan dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) untuk menarik lebih banyak investor ke Kota Marmer, belum bisa terwujud. Pasalnya, terganjal belum adanya perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW).

Informasinya, ada investor dari luar negeri menginginkan sebuah kawasan di wilayah selatan di sekitar jalur lintas selatan (JLS). Namun karena belum ada perubahan RTRW, maka investor tersebut tidak bisa menginvestasikan modal ke Tulungagung.

Alhasil, tahun ini tidak ada target yang dicanangkan karena diakumulasikan dengan seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Kepala DPMPTSP Santoso mengatakan, tahun ini pihaknya tidak diberi target secara khusus untuk menarik investor ke Kota Marmer. Sebab, semua dikoordinatori langsung dari DPMPTSP Jawa Timur. Kabupaten/kota hanya diminta menggaet sebanyak-banyak pemilik modal. “Sebenarnya banyak proposal yang masuk ke sini, tapi semua belum terlayani,” katanya Selasa  (12/3).

Menurut dia, para pemilik modal sebenarnya menginginkan sebuah panduan yang merepresentasikan kondisi wilayah Tulungagung. Khususnya mengenai kawasan khusus yang bisa digunakan membangun kawasan perindustrian sesuai permintaan para investor. “Ini menjadi ganjalan karena di kabupaten ini belum bisa mengakomodasi hal itu. Alasannya, belum ada kawasan khusus untuk lokasi perindustrian,” tambahnya.

(rt/rak/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia