Selasa, 19 Mar 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

BKD Beberkan Alasan Hasil Seleksi P3K Kembali Ditunda Hingga Dua Kali

14 Maret 2019, 19: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SERIUS: Para peserta seleksi P3K ketika mengikuti seleksi kompetensi dan wawancara di ruang laboratorium SMKN 1 Boyolangu, Sabtu (23/2).

SERIUS: Para peserta seleksi P3K ketika mengikuti seleksi kompetensi dan wawancara di ruang laboratorium SMKN 1 Boyolangu, Sabtu (23/2). (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

TULUNGAGUNG – Peserta seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK atau P3K) di Tulungagung belum bisa tenang. Pasalnya, pengumuman hasil seleksi P3K kembali ditunda. Sebab, baru 118 pemerintah kabupaten (pemkab)/pemeritahan kota (pemkot) yang mengajukan usulan kebutuhan dan sanggup menggaji P3K.

Kepala Bidang Pengadaan dan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tulungagung Catur Hermono membenarkan hal tersebut.

Dia mengaku, semula jadwal pengumuman seleksi P3K pada awal Maret, tapi mundur hingga 12 Maret. “Infonya 1 Maret pengumuman, tapi ditunda 12 Maret. Sekarang ditunda lagi, belum tahu sampai kapan,” ujarnya Rabu (13/3).

Dari 360 pemkab/pemkot yang ada, sekitar 118 yang baru mengirimkan pernyataan kesanggupan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Tulungagung telah mengajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). “Kami sudah ajukan dari minggu lalu. Bahkan, sudah disampaikan pada BKN juga,”jelasnya.

Mengenai kuota P3K, Tulungagung mendapat jatah sebesar 113. Namun yang memenuhi syarat untuk dapat mengikuti seleksi sebanyak 102 peserta. Dari jumlah tersebut, yang memenuhi passing grade sesuai dengan Permenpan 4 Tahun 2019 sejumlah 94 peserta. Itu terdiri dari guru serta tenaga di bidang pertanian dan peternakan. “Untuk kelanjutannya bagaimana, kami juga masih menunggu info lebih lanjut dari kementerian,” terangnya.

(rt/did/nda/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia