Minggu, 21 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

BNNK Pinta ini Dengan Adanya Peta Kerawanan Narkoba di Tulungagung

18 Maret 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

ILUSTRASI

ILUSTRASI

 TULUNGAGUNG- Kecamatan Ngunut tergolong salah satu wilayah darurat narkoba. Itu merupakan hasil pemetaan BNNK Tulungagung terhadap wilayah yang masuk kategori rawan peredaran narkoba.

Kepala BNNK Tulungagung AKBP Djoko Purnomo mengaku, dengan adanya peta kerawanan ini, pihaknya meminta kepolisian dan stakeholder yang lain lebih gencar mengampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba. Apalagi ditambah, tiga wilayah yang ditetapkan tersebut juga terindikasi ada bandar narkoba. "Transaksi narkoba banyak di tiga wilayah itu. Rata-rata narkoba yang beredar di Tulungagung berasal dari luar kota," katanya.

Seperti BNNK Tulungagung yang berhasil cokok kurir sabu ratusan gram beberapa waktu lalu. Kurir berinisial AW itu dicokok saat antar sabu seberat 280 gram senilai Rp 392 juta ke Tulungagung. Penangkapan dilakukan Selasa (19/2) lalu sekitar pukul 7 pagi. Sebelum mencokok AW, petugas BNNK Tulungagung telah mendapatkan informasi akan ada pengiriman sabu dari Surabaya ke Tulungagung. Dari hasil interogasi, pengiriman sabu ini sudah masuk jaringan nasional peredaran sabu.

(rt/lai/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia