Kamis, 25 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Tanggapan Plt Bupati Trenggalek Soal Insiden Pengusiran di RSUD

19 Maret 2019, 15: 30: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SABAR YA: Kondisi pasien rawat jalan di Poli Umum RSUD dr Soedomo Trenggalek yang Sabtu (16/3) terjadi aksi pengusiran kepada seorang pendamping disabilitas.

SABAR YA: Kondisi pasien rawat jalan di Poli Umum RSUD dr Soedomo Trenggalek yang Sabtu (16/3) terjadi aksi pengusiran kepada seorang pendamping disabilitas. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek harus segera mengevaluasi kinerja pegawai di RSUD dr Soedomo Trenggalek yang mengusir penyandang disabilitas ketika minta surat disabilitas di poli umum. Informasi yang diterima wartawan radartulungagung.id ada oknum dokter di rumah sakit plat merah tersebut mengusir pasien disabilitas pada Sabtu (16/3) lalu.  

Dikonfirmasi terkait insiden penyandang disabilitas yang sempat mengalami pengusiran di RSUD dr Soedomo Trenggalek saat hendak minta Surat Keterangan (suket), Plt Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin mengaku, sedih mendengar kabar seperti itu. Mengingat, saat ini pemkab tengah menggalakkan partisipasi kaum perempuan, anak, penyandang disabilitas dan kelompok rentan dalam perumusan perencanaan pembangunan daerah yang merupakan satu-satunya di Jawa Timur (Jatim).

Dari situ dirinya meminta seluruh jajarannya untuk optimalisasi pelayanan dasar kepada masyarakat. Karena pada sejatinya pemerintah merupakan abdi dari masyarakat. Sehingga, diharapkan juga partisipasi masyarakat jika mendapatkan pelayanan yang tidak menyenangkan dari pegawai di lingkup Pemkab Trenggalek, agar segera melapor. “Kasus di RSUD kemarin (Sabtu, Red) saya telah meminta bidang pelayanan kesehatan dan manajemen RSUD untuk melakukan pendalaman dan klarifikasi,” imbuhnya.

(rt/dre/zak/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia