Minggu, 21 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Diduga Gelapkan Mobil, Tiga Pemuda Ini Digelandang Polisi

19 Maret 2019, 20: 10: 59 WIB | editor : Retta wulansari

DIAMANKAN: Tiga pemuda asal Kediri yang diamankan Polsek Sananwetan, Selasa (19/3) karena dugaan penggelapan mobil rental.

DIAMANKAN: Tiga pemuda asal Kediri yang diamankan Polsek Sananwetan, Selasa (19/3) karena dugaan penggelapan mobil rental. (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA - Tiga pemuda asal Kediri harus digelandang ke Polsek Sananwetan, Selasa (19/3). Ketiga pemuda berinisial B, D dan B itu diduga menggelapkan mobil rental di wilayah Kecamatan Wates, Kediri.

Ketiga pemuda itu diamankan anggota unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sananwetan setelah mendapat laporan dari warga. Mereka diamankan saat berada di wilayah Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan. "Saat kami amankan, ketiganya sudah bersama korban (penggelapan) dan teman-temannya. Daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami bawa ke polsek," kata Kapolsek Sananwetan Kompol Didit Prihantoro, Selasa (19/3).

Didit mengatakan, dugaan kasus penggelapan itu berawal ketika ketiga pemuda itu meminjam mobil  Daihatsu Gran Max di rental milik korban di wilayah Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Sesuai perjanjiannya, mobil itu disewa selama dua hari. "Pemilik rental (korban) ini juga warga Kediri. Janjinya, Tiga pemuda itu pinjam selama dua hari, tetapi sudah seminggu tidak dikembalikan," ungkapnya.

Lebih lanjut, pemilik rental saat itu curiga karena sudah seminggu mobil yang disewa tidak kunjung dikembalikan. Pemilik berusaha melacak dan mencari keberadaan ketiganya. Setelah dapat informasi, ternya mobil itu disewakan lagi di wilayah Mojokerto oleh ketiganya. "Dari hasil sewa itu, ketiganya mendapat uang Rp 6 juta," ujar perwira berpangkat satu melati di pundak ini.

Uang hasil sewa itu dibagi bertiga. Rencananya uang itu digunakan untuk menutup hutang di koperasi tempat kerjanya. "Mereka itu pegawai korperasi. Satu kantor semuanya. Uang itu mau digunakan untuk tutup hutang nasabahnya yang telat bayar. Tetapi, uang itu malah dihabiskan jalan-jalan selama seminggu," ungkap polisi ramah ini.

Nah, di Mojokerto itu, ketiga pemuda itu menyewa mobil lagi. Mobi itu digunakan untuk jalan-jalan keliling. Karena uang saku menipis, ketiganya lantas ke Blitar untuk menjual helm. Mereka menjual ke salah seorang temannya di Kota Blitar.

Tidak disangka, teman pelaku yang akan membeli helm itu juga teman pemilik rental (korban). Tetapi, pelaku tidak tahu. Kebetulan, teman pelaku itu telah diberitahu korban jika mobilnya digelapkan oleh pelaku. "Pelaku dan korban ini juga sudah kenal sebelumnya. Saat itu, temannya langsung mengamankan pelaku," jelasnya.

Karena kasus penggelapan itu berada di wilayah Wates, Kediri, Polsek Sananwetan akan berkoordinasi dengan Polsek Wates. Kasus tersebut akan dilimpahkan untuk penyelidikan lebih lanjut. "Kami limpahkan ke sana karena kejadiannya di sana (Wates, Kediri)," tandas Didit kepada radartulungagung.id.

(rt/abd/kan/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia