Minggu, 21 Apr 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Pedagang TMP dan Jalan Sumatera Mulai Boyongan Ke Kios Pusat Kuliner

24 Maret 2019, 19: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

LEBIH LENGKAP : Pusat kuliner di Jalan Ahmad Yani, Kota Blitar.

LEBIH LENGKAP : Pusat kuliner di Jalan Ahmad Yani, Kota Blitar. (MUHAMMAD SUBCHAN/RADARTULUNGAGUNG.ID)

 BLITAR KOTA - Pedagang Jalan Sumatera dan pedagang depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Wijaya Jalan Soedanco Supriadi sudah mulai menempati bangunan kios pusat kuliner, Minggu (24/3). 

Dari pantauan di lokasi, sejumlah pedagang sudah terlihat menata dagangannya. Mereka menempati kios sesuai nomor kios yang diberikan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Blitar. Namun demikian, belum semua pedagang menempati kios baru yang terletak di Jalan Ahmad Yani itu. 

Rastuti, pedagang yang mangkal di depan TMP Raden Wijaya mengatakan, mulai pindah ke kios pusat kuliner pada Sabtu (23/3). Penjual mi ayam dan bakso itu sejak kemarin sudah membongkar lapak lama dan menatanya di kios yang baru. "Ini masih belum selesai. Masih harus saya tata biar pas," ujarnya, ditemui di kios barunya, Minggu (24/3).

Perempuan 65 tahun ini mengatakan, kios baru yang ditempatinya sudah lumayan bagus. Namun, jika dilihat dari ukurannya belum bisa dikatakan muat untuk jualan. "Tapi ini akan saya atur. Ini juga belum ada jendelanya. Kata dinas suruh buat jendela sendiri kalau nanti sudah resmi berjualan,"  terang warga yang tinggal di Jalan Trowulan, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul ini. 

Hingga hari ini, dia belum berjualan. Sebab, masih ada sejumlah barang yang harus ditata. Dia merencanakan bisa berjualan pada Selasa (24/3). "Mungkin Selasa saya baru jualan. Ini masih bingung menatanya," ungkap perempuan berkacamata ini. 

Pedagang lain, Bambang Subagyo mengatakan, di kios baru itu lumayan bagus. Tempatnya bersih dan tertata. Apalagi, kios diberikan secara gratis. "Saya ini sudah mulai jualan. Tapi masih ada beberapa barang yang harus dibawa ke sini (kios baru,Red)," kata penjual Rica-Rica di Jalan Sumatera ini. 

Dia yakin, di tempat barunya itu penjualan bisa lebih baik. Dagangan bisa tambah laris dan banyak pembelinya. "Kalau di sana (Jalan Sumatera, Red) lokasinya di pinggir jalan. Memakan bahu jalan sampai ruas jalan sempit. Ini juga rawan kecelakaan. Semoga disini tambah laris," tandasnya.

Berdasarkan informasi, mulai 24 Maret 2019 lokasi depan TMP dan Jalan Sumatera sudah harus steril pedagang. Semua pedagang sudah harus pindah ke kios yang baru.

(rt/abd/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia