Minggu, 19 May 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Polisi Buru Pencuri Pikap Milik Bos Mebel Kayu Di Blitar

29 Maret 2019, 18: 10: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

BLITAR - Aksi pencurian pikap yang terjadi di kawasan Jalan Ciliwung, Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar terus diselidiki polisi. Polisi masih meminta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Pencurian mobil pikap Daihatsu Gran Max milik Toni Hardi (pelapor) warga Desa Kebonsari, Kecamatan Kademangan itu diduga dilakukan pada malam dini hari di sebuah toko mebel kayu di Jalan Ciliwung, Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul. Sebab, pikap yang awalnya di parkir di teras milik pelapor itu sudah hilang pada pagi harinya. "Kejadiannya pada Rabu (27/3). Saat itu kami mendapat laporan. Saat ini pelaku belum tertangkap," kata Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Ipda Dodit Prasetyo, Jumat (29/3).

Satreskrim, jelas dia, telah mengamankan barang bukti dari aksi pencurian tersebut. Barang bukti itu di antaranya, STNK Daihatsu Gran Max Nopol AG-9161-KC, satu bendel bukti angsuran, satu kunci kontak dan satu kunci serep. Saat ini, polisi masih mencari pelaku pencurian pikap tersebut. "Masih dalam penyelidikan anggota Satreskrim. Perkembangan lebih lanjut kami infokan," terangnya.

Dodit mengungkapkan, sebelum mobil hilang dicuri, pelapor sempat menggunakannya. Mobil pikap itu digunakan untuk mengangkut almari. "Lemari itu sebelumnya diambil dari pengrajin di wilayah Lodoyo (Sutojayan) Kabupaten Blitar. Lemari itu diangkut menuju ke toko mebelnya," jelas polisi ramah ini.

Sampai di toko mebelnya di Jalan Ciliwung, Toni menurunkan lemari itu dan lantas dimasukkan ke dalam mebel. Seperti biasa, Toni kemudian memarkirkan mobilnya itu teras toko di seberang jalan atau barat jalan pada malam sekitar pukul 22.00.

Mobil pikap itu diparkir dengan kondisi terkunci rapat. Dirasa aman seperti biasa, Toni lantas masuk ke rumah yang jadi satu dengan toko mebelnya untuk istirahat malam.

Nah, pada keesokan harinya, pagi sekitar pukul 06.30 salah seorang anak buah Toni mendapati mobil yang diparkir ditempat biasanya sudah tidak ada. Dia lalu memberi tahu majikannya bahwa mobil pikap hilang. "Mereka lalu mencari di sekitar lokasi tetapi tidak kunjung ketemu. Merasa telah dicuri, mereka melaporkannya ke Polres Blitar Kota," tandasnya.

(rt/kan/abd/red/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia