KOTA BLITAR - Seni bela diri tidak hanya menjadi menjadi hobi Damba Adetya Mumpuni sejak lama. Warga Kelurahan/ Kecamatan Sukorejo ini sudah bergelut dengan taekwondo sejak duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar (SD). Kini puluhan medali dan penghargaan pun telah dikantongi.
MULANYA, Damba tak pernah berkeinginan untuk menjadi atlet bela diri. Namun, hal itu berubah saat dia melihat rekan-rekan sebayanya latihan olahraga fisik taekwondo. Dia merasa penasaran dan tertarik untuk bergabung pada seni bela diri asal Korea ini. “Menurutku, taekwondo itu penuh tantangan,” ujarnya.
Perempuan ramah ini telah mengikuti banyak pertandingan. Bagi dia, pertandingan merupakan ruang untuk menambah pengalaman. Dengan begitu, orientasinya saat bertanding bukan hanya menjadi juara, melainkan juga sarana memupuk mental. “Menang dalam pertandingan itu hanya bonus,” akunya.
Meskipun begitu, bukan berarti Damba berleha-leha. Dia tetap gigih dan konsisten dalam latihan. Setidaknya 4-5 kali dia turun untuk latihan tiap minggunya. Karena upaya tersebut, tak heran dia kerap naik podium juara pada event bergengsi di tingkat kota maupun provinsi. Di antaranya, kejurprov, proprov, kejurnas, hingga popda. “Pokoknya terus optimistis dan diniatkan olahraga sambil belajar,” akunya.
Lanjut dia, teknik menjadi acuan dasar pada permainan. Baginya, teknik tendangan memutar menjadi teknik tersulit. Sebab, tidak mengetahui posisi lawan yang ada di belakang. Dia harus memprediksi posisi yang tepat. “Semua teknik itu ada kesulitan masing-masing, karena kalau menyerang harus sesuai target,” papar perempuan 17 tahun in
Damba merasa kesulitan jika ada lawan yang posturnya lebih tinggi. Sebab, tendangan lebih sulit menjangkau sasaran. Meski begitu, dia memberanikan diri untuk menyerang dan mencoba bermain jarak dekat. “Kalau waktu tanding jangan sampai ada keraguan,” imbuhnya.
Selain fokus latihan, lanjut dia, pola makan juga perlu diperhatikan. Tujuannya untuk menjaga stamina tubuh. Sebisa mungkin untuk menghindari makan pedas dan minum es. Selain itu, rutin mengonsumsi vitamin setiap hari. Tak lupa, harus istirahat yang cukup, minimal tidur selama 7 jam. “Yang penting pola makan dan istirahat,” tandasnya. (tan/c1/hai)
Editor : Doni Setiawan