KOTA BLITAR - Bulan Bung Karno menjadi berkah tersendiri bagi pelaku wisata di kawasan Makam Bung Karno (MBK). Pasalnya, sejumlah kegiatan selama Juni ini mendongkrak kunjungan wisata.
Berbagai acara digelar oleh Pemkot Blitar, mulai dari Bedhol Pusaka, Pawai Lentera, serta Grebeg Pancasila dan Pawai Gunungan Limo. Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Lahir Pancasila dan wafatnya presiden pertama Indonesia itu sukses menarik minat wisatawan dari berbagai daerah. Terutama warga lokal.
Peningkatan kunjungan itu terlihat di objek MBK. Dalam sehari, kunjungan wisatawan mencapai 1.500-2.000 orang, sedangkan di hari biasa hanya 1.000 orang per hari. “Mulai ada peningkatan sejak 1 Juni, bahkan sehari sebelumnya. Karena bertepatan dengan Grebeg Pancasila dan Pawai Gunungan Limo,” ungkap juru kunci MBK, Juni Purnomo, kepada koran ini kemarin (11/6).
Pengunjung yang datang rata-rata berasal dari warga lokal. Namun, ada beberapa yang berasal dari luar daerah. “Kalau hari-hari lainnya, seperti hari ini, paling banyak ya pengunjung lokal. Kalau hari libur yang jauh, ada dari Jawa Barat dan Jawa Tengah,” ujarnya.
Meningkatnya jumlah pengunjung ternyata membawa berkah bagi sejumlah pedagang di sekitar kawasan wisata. Salah satu pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet hampir 50 persen. “Alhamdulillah, ada peningkatan dari hari-hari biasa. Sampai hari ini kira-kira Rp 80 juta ada,” kata Andini Putri, salah satu pedagang suvenir kaus Bung Karno.
Dia bersyukur pemerintah tetap mengadakan berbagai acara setiap memperingati bulan Bung Karno. Karena hal tersebut bisa membawa dampak positif bagi pedagang yang ada di sekitar kawasan objek wisata. “Ya harus sering-sering mengadakan acara di sini. Biar semua pedagang kebagian berkahnya,” ujarnya lantas tersenyum. (mg2/c1/sub)
Editor : Doni Setiawan