KOTA BLITAR - Wajah cantik dan mempesona menjadi dambaan kaum hawa. Berbagai cara dilakukan untuk membuat bagian tersebut lebih menarik. Salah satunya dengan memasangkan bulu mata agar mata terlihat lebih tajam atau lebar.
Namun, itu saja tidak cukup untuk membuat bagian ini sedap dipandang. Butuh beberapa bahan dan teknik khusus untuk menyempurnakannya. Seperti menggunakan perona mata alias eye shadow. “Ada beberapa bagian untuk riasan mata,” ujar salah satu perias di Kota Blitar, Delvia Puspita Sari.
Mengenai teknik bulu mata, Delvia memiliki dua cara. Yakni, jahit dan obras. Menurutnya, kedua teknik tersebut gampang-gampang susah. Perlu pembiasaan untuk bisa lihai memasang bulu mata. “Banyak teman yang mengaku bulu matanya awet dan tetap menempel,” ujar perempuan ramah ini.
Teknik jahit dilakukan dengan meletakkan bulu mata palsu di atas bulu mata asli. Dengan begitu, tampilan mata bisa terlihat lebih terbuka. “Teknik ini cocok digunakan untuk mata monoloid yang kecil dan tidak ada lipatannya,” paparnya.
Perempuan asal Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, ini mengaku teknik obras bulu mata sedang booming di kalangan perias, utamanya rias wedding. Teknik tersebut dilakukan dengan menempel bulu mata palsu di atas bulu mata asli. Kemudian, bulu mata palsu kedua ditempelkan di bagian bawah bulu mata asli. Cara tersebut dapat menghasilkan tampilan bulu mata yang lebih rapi. Akan tetapi, teknik tersebut tidak cocok untuk mata yang mudah berair. “Karena lem yang digunakan lebih banyak dan hasilnya tidak nyaman,” tuturnya.
Menurutnya, penggunaan bulu mata tidak boleh asal tempel. Sebab, kalau dipakai dengan asal-asalan dapat merusak bulu mata asli. Pemakaian bulu mata harus dilakukan dengan teliti. Tujuannya agar mata terlihat sama setelah memakai bulu mata. “Dulu pernah mencoba dan error, kalau masangnya gak hati-hati, matanya terlihat berbeda,” akunya.
Delvia memaparkan, membersihkan bekas lem bulu mata membutuhkan usaha lebih keras. Sebab, tidak menutup kemungkinan bulu mata asli ikut ketarik. Oleh karena itu, dia selalu menggunakan lem khusus bulu mata yang memenuhi standar edar dari pemerintah. “Harus teliti dan hati-hati agar nyaman di mata,” kata perempuan 24 tahun ini.
Delvia menambahkan, perlu waktu cukup lama agar hasilnya maksimal. Sebab, harus teliti, baik dalam menata bulu mata maupun memberikan lem. Tujuannya agar bulu mata palsu bisa awet dan menempel. “Selain itu, saya juga mengedukasi cara melepas bulu mata palsu agar bulu mata asli tidak rontok,” tandasnya. (tan/c1/hai)
Editor : Doni Setiawan