KOTA BLITAR – Hingga hari ketiga Bazar Blitar Djadoel 2023, kemarin (19/6) pengunjung terus berdatangan memadati Alun-Alun Kota Blitar. Apalagi, menjelang sore hingga malam hari semakin ramai.
Wali Kota Blitar Santoso pun mengapreasiasi event besar yang digelar setiap tahun tersebut. Bazar jadul membawa dampak positif yang signifikan di segala sektor, khususnya ekonomi. “Betul. Saya lihat masyarakat juga sangat antusias. Saya senang event tahunan ini bisa lancar,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, kemarin (19/6).
Dia mengaku, bazar jadul kali ini mendapat dukungan langsung dari pemerintah pusat. Buktinya, Menteri Koordinasi (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi hadir untuk membuka event pada Sabtu (17/6) lalu. “Itu membuktikan bahwa event ini juga diapresiasi oleh pemerintah pusat. Sebab, berfokus pada pengembangan ekonomi dan kebudayaan di masyarakat,” tegasnya lantas tersenyum.
Pemkot, lanjut dia, tetap meminta OPD terkait untuk mengevaluasi setiap event yang diselenggarakan. Termasuk bazar jadul tersebut. Evaluasi sangat penting demi penyelenggaraan event di tahun depan lebih meriah. Menyedot antusiasme pengunjung dari berbagai penjuru. “Tahun ini kan sudah dibuka oleh Pak Muhadjir. Tahun depan kami undang menteri lain,” kata pria berkacamata ini.
Ke depan, Santoso memiliki rencana untuk mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Jika rencana itu terlaksana, dia yakin event Bazar Blitar Djadoel tahun depan jauh lebih meriah. “Kami harapkan hal ini bisa menjadi daya tarik,” tuturnya.
Tentunya, tanpa ada dukungan dari seluruh elemen masyarakat Kota Blitar, event bazar jadul tersebut sulit terwujud. Pasalnya, bukan tidak mungkin bazar jadul tersebut bakal di-branding sebagai event internasional seperti Blitar Ethnic National (BEN) Carnival. (dit/sub)
Editor : Doni Setiawan