Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

WOW Tulungagung Orchid Show Bukukan Transaksi Rp 1,5 Miliar,Tahun Depan Bakal Gelar Pameran Lagi

Nanda Nila Alvinda • Rabu, 21 Juni 2023 | 16:13 WIB
SEMRINGAH: Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat menerima  bunga anggrek jenis baru, Dendrobium Mar Bir, kemarin (20/6).
SEMRINGAH: Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat menerima bunga anggrek jenis baru, Dendrobium Mar Bir, kemarin (20/6).

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Selama enam hari pelaksanaan Tulungagung Orchid Show, nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 1,5 miliar (M). Padahal, pameran anggrek baru sekali ini digeber di Kota Marmer sejak 38 tahun lalu. Karena kesuksesan itu, pihak pemrakarsa kegiatan berkomitmen untuk membuat acara serupa pada tahun depan dengan skala yang lebih besar.

Tulungagung Orchid Show yang dimulai pada Kamis (15/6) lalu secara resmi ditutup Bupati Tulungagung Maryoto Birowo kemarin (20/6). Penutupan pameran anggrek tersebut sekaligus peluncuran varietas hibrida baru yang dikembangkan di Tulungagung, yang bernama anggrek Dendrobium Mar Bir. “Transaksi yang sampai miliaran itu menandakan bahwa bunga anggrek dicintai masyarakat,” ujar Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.

Dia menuturkan, arti penting dari Tulungagung Orchid Show adalah sebuah wadah pengembangan potensi anggrek di Tulungagung. Agar para pelaku usaha anggrek di Tulungagung bisa mendapatkan penghasilan. Tulungagung Orchid Show pada akhirnya akan menciptakan pasar bagi pelaku usaha dan pencinta anggrek. “Karena anggrek sudah dicintai, tugas pelaku usaha di dalamnya adalah menciptakan jenis anggrek yang indah tapi memiliki harga terjangkau,” katanya.

Maryoto juga meminta agar varietas hibrida baru yang di-launching, Dendrobium Mar Bir, bisa terus dikembangkan hingga memiliki ciri khas keindahan tersendiri. Setelah itu, harga yang dibanderol harus bisa dijangkau masyarakat. “Segmentasi bahwa anggrek yang indah itu mahal, kini sudah berubah. Sekarang tidak mahal. Ada yang harganya Rp 100 ribu sudah mendapatkan anggrek yang indah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tulungagung Suyanto tidak menyangka bahwa Tulungagung Orchid Show bisa mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat Tulungagung. Jika diakumulasikan, mulai awal sampai akhir pelaksanaan pameran tersebut, sekurang-kurangnya perputaran ekonomi yang terjadi mencapai Rp 1,5 M. “Ada yang satu stan itu omzetnya mencapai Rp 100 juta dalam tiga hari. Stan lainnya juga mendapatkan omzet puluhan juta,” ungkap Suyanto.

Dia memastikan 2024 mendatang akan ada gelaran serupa dengan skala yang lebih besar alias skala nasional. Dengan begitu, akan lebih banyak pencinta anggrek dari seluruh Indonesia yang berkunjung ke Tulungagung.

Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia Tulungagung, Ahkimatu Agindabri menjelaskan, anggrek Dendrobium Mar Bir yang baru saja di-launching dipersembahkan khusus untuk orang nomor satu di Tulungagung, yakni Bupati Maryoto Birowo. Ini merupakan varietas hibrida baru hasil persilangan dari Dendrobium Black Spider dan Dendrobium Oryen. “Persilangannya dilakukan sekitar tiga tahun yang lalu, kemudian kita rawat sampai berbunga. Sebulan lalu sudah menampakkan hasilnya dan dinamai sesuai request dari bupati, yakni Dendrobium Mar Bir,” ungkap Agin, sapaan akrab pria tersebut.

Varietas baru tersebut memiliki ciri khas bunga yang berwarna cokelat diselingi dengan warna ungu. Karakternya memang gagah, garang, tidak gampang menyerah, serta memiliki tanduk yang panjang. Karakter-karakter itu dipandang bisa mewakili karakter Bupati Maryoto Birowo. Anggrek Dendrobium Mar Bir masih akan dikembangkan lagi selama dua atau tiga tahun ke depan dalam laboratorium yang dimilikinya. (nul/c1/rka)

Editor : Nanda Nila Alvinda
#Orchids #tulungagung #show