Direktur RSUD Campurdarat dr Karneni, dr Rio Ardona, melalui Humas RSUD Campurdarat dr Karneni, Hendra Ivan Martono mengatakan kerja sama ini sudah disepakati sejak Maret lalu. "Pada kondisi tertentu pernah ada antrean obat sampai sore. Ketika pas ramai itu bisa di-cover Maxim," kata Hendra.
Sementara untuk antar jemput pasien kondisi gawat atau berat, menurut Hendra masyarakat bisa tetap menggunakan mobil ambulans atau menggunakan layanan publik service center (PSC). Sehingga bisa memanfaatkan Maxim untuk antar jemput pasien rawat jalan, mengantrekan obat di apotek hingga mengantarnya sampai rumah pasien. “Begitu juga antre dan ambil darah dari PMI," jelasnya.
Mengenai tarif jasa transportasi tersebut pihak rumah sakit menyerahkan sepenuhnya pada Maxim. Pihak RSUD Campurdarat dr Karneni tidak memungut fee dari tarif yang ditetapkan perusahaan jasa transportasi online ini. “Kami hanya memfasilitasi kemudahan transportasi bagi pasien dan keluarganya," tambah Hendra.
Untuk tarif Herman mengaku pihaknya menggunakan dua model pembayaran. Yakni, tarif offline dan tarif online sesuai aplikasi. Tarif-tarif tersebut tetap berdasar pada jarak tempuh. " Seperti dari RSUD Campurdarat ke RSUD dr Iskak, itu Rp 50 ribu. Ini lebih murah daripada sewa kendaraan," paparnya.
Dalam jalinan kerja sama ini, menurut Herman, se-Indonesia ini yang pertama kali rumah sakit milik daerah yang menggandeng jasa transportasi online untuk meningkatkan pelayan publik. "Alhamdulillah dengan adanya ini, animo masyarakat bagus. Dan kami harapkan ini juga bisa meningkatkan perekonomian para driver di wilayah pinggiran kota," ucapnya.
Untuk memperlancar layanan tersebut, pihak RSUD Campurdarat memfasilitasi loket khusus untuk delivery Maxim. "Kami difasilitasi loket khusus di apotek dan loket laboratorium. Selain itu kita juga diberi pelatihan tentang penggunaan alat pelindung diri (APD) dasar dari RSUD Campurdarat," tambah Herman.
Hendra Ivan Martono pun berharap, adanya kerja sama RSUD Campurdarat dengan perusahaan jasa transportasi online ini, diharapkan masyarakat bisa menggunakan kemudahan layanan tersebut. Sehingga dapat meringankan beban masyarakat. "Kami berharap masyarakat bisa memaksimalkan layanan ini. Sebab pasien yang sedang mengalami sakit itu merupakan beban tersendiri bagi keluarga. Jadi fasilitas ini kami luncurkan agar sedikit membantu meringankan," pungkas Hendra.(zaq/rka)
Editor : M. Choirurrozaq