RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Wajak Lor merupakan salah satu desa yang ada di Tulungagung. Wajak Lor berada di Kecamatan Boyolangu. Dahulu sekitar tahun 1612 Tumenggung Surontani yang merupakan Tumenggung Kerajaan Mataram diasingkan di sebuah hutan yang bernama “Alas Wajak” karena beliau dianggap berbahaya oleh kerajaan bersama keluarganya dan mulailah dia “babad alas” daerah itu. Tumenggung Surontani mempunyai 3 anak diantaranya 2 laki-laki bernama Dadap Langu dan Dadap Ayam, serta 1 anak perempuan bernama Roro Kaum yang kemudian dipersunting oleh Nilo Swarno anak Adipati Betak.
Dengan berjalannya waktu Nilo Swarno mempunyai konflik dengan kekdua adik iparnya yang berujung dengan perkelahian yang dimenangkan oleh Nilo Swarno yang kemudian adik iparnya di makamkan di tempat berbeda. Dadap Ayam di makamkan di Wajak Besole dan Dadap Langu di makamkan di Wajak Turen daerah yang menjadi ajang pertarungan di namakan pasar Dadapan yang sekarang disebut pasar Boyolangu.
Pada tahun 1692 Tumenggung Surontani wafat digantikan oleh Nilo Swarno dengan gelar Surontani IV. Sekitar tahun 1781 Surontani IV wafat dan digantikan oleh anaknya yang bernama Aryo Sentani dengan gelar Surontani V. 78 Seiring dengan perkembangan jaman kekuasaan Surontani V dibagi menjadi 2, yaitu Wajak Lor dipimpin oleh Surontani V dan Wajak Kidul dipimpin oleh putra pertamanya. (ton)
Editor : Aburizal Sulthon Hakim