TRENGGALEK - Panitia kurban pada hari raya Idul Adha tahun ini harus jeli dalam memilih masyarakat calon penerima daging hewan. Pasalnya, daging hewan kurban tersebut wajib diprioritaskan bagi warga kurang mampu.
Baca Juga: Bye-bye Plastik, Siswa SMA di Trenggalek Bungkus Dading Kurban dengan Besek
Untuk itu diharapkan masyarakat saling mengingatkan terkait hal tersebut. Sebab, pembagian daging di hari raya Idul Adha atau biasa disebut hari raya kurban diminta merata. Terutama didahulukan kepada masyarakat yang dirasa tidak pernah menikmati makan daging atau kurang mampu. "Jadi saya berharap pada pembagian daging didahulukan kepada masyarakat yang tidak pernah makan daging," ungkap Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.
Dia melanjutkan, diharapkan masyarakat yang berkurban, tidak usah pesan kepala atau bagian apapun. Sebab, dalam proses ini yang perlu dimaknai, seluruh masyarakat di Trenggalek untuk selalu mengobarkan semangat pengorbanan. Perjuangan tersebut terutama utamanya kalau berbicara sebagai insan manusia, rakyat Indonesia, sebagai ibu, sebagai masyarakat, maka ada banyak yang harus kita lakukan. Karena setiap keberhasilan itu tidak mungkin bila tanpa pengorbanan. "Satu pesan tersebut tolong dilaksanakan dengan baik dan sunguh-sungguh," katanya.
Baca Juga: Karena El Nino, Hujan Tetap Siapa Kekeringan
Dari proses tersebut kebutuhan gizi masyarakat terutama warga kurang mampu bisa meningkat. Sebab dengan momen hari raya idul adha ini, masyarakat yang biasanya makan dengan lauk seadanya, bisa makan daging." Ini merupakan cita-cita bersama, yaitu mengentaskan kemiskinan ekstrem," jelasnya. (jaz)
Editor : Zaki Jazai