Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Idul Adha, Blitar Pasok 4 Ribu Sapi ke Luar Daerah

Agus Muhaimin • Jumat, 30 Juni 2023 | 22:09 WIB

LARIS MANIS: Pedagang sedang menuntun hewan dagangannya di Pasar Dimoro.
LARIS MANIS: Pedagang sedang menuntun hewan dagangannya di Pasar Dimoro.
 

KOTA BLITAR - Mendekati Hari Raya Idul Adha, pengiriman hewan ternak ke luar daerah meningkat. Tercatat ada lebih dari 4 ribu ekor ternak yang dikirim ke luar daerah hingga akhir bulan ini.

Mayoritas peningkatan pengiriman hewan ternak akan dijadikan sebagai kurban. Seperti, sapi, kerbau, kambing, dan domba. Hal itu merupakan fenomena yang kerap terjadi tiap tahunnya. “Kira-kira sudah sejak sebulan lalu pengiriman hewan meningkat,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Nanang Miftahudin.

Dia mengatakan, pada minggu pertama Zulhijah terdapat sekitar seribu ekor yang dikirimkan ke luar daerah. Artinya, bisa mencapai empat ribu ekor jika diakumulasikan hingga mendekati Hari Raya Idul Adha. Terbukti hingga saat ini jumlah hewan ternak yang dikirim mencapai empat ribu lebih. “Kalau jumlah pastinya saya tidak hafal,” akunya.

Pria ramah ini mengaku, pada hari biasa hanya mengirim sekitar 500 ekor per bulan. Dia memastikan jumlah tersebut lebih besar daripada tahun sebelumnya. Sebab, Idul Adha tahun lalu bersamaan dengan maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK). Penyakit tersebut menyerang hewan berkaki empat, utamanya sapi. “Mungkin karena hal ini pula terjadi peningkatan yang cukup tinggi untuk tahun ini,” jelasnya.

Nanang menunjukkan, berdasarkan data akhir 2022, populasi hewan kurban mencapai 331.680 ekor. Jumlah tersebut lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dia menjelaskan, Kabupaten Blitar termasuk penghasil hewan ternak yang menjadi pemasok untuk daerah lain. Tak heran jika kuantitas pengiriman ke luar daerah cukup tinggi. Biasanya, hewan ternak dikirimkan ke daerah Surabaya, Jakarta, hingga Kalimantan. “Kalau ke Lampung untuk peternakan,” katanya.

Nanang menambahkan, wabah PMK tahun lalu tercatat sebanyak 7.712 kasus, sementara kasus kematian sebanyak 44 ekor. Diperkirakan, 98 persen kasus terjadi pada sapi. Menurutnya, penanganan PMK di Kabupaten Blitar cukup berhasil. Hal itu terbukti dari status PMK di Kabupaten Blitar. “Saat ini status aktif PMK di Kabupaten Blitar nol,” tandasnya. (tan/c1/hai)

Editor : Doni Setiawan
#hewan kurban #idul adha #kurban sapi