TRENGGALEK - Jemaah haji asal Bumi Menak Sopal yang pulang ke tanah air dipastikan berkurang. Pasalnya, ada seorang jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 47 dikabarkan meninggal di rumah sakit Arab Saudi.
Diketahui, jemaah yang meninggal tersebut atas nama Fadjar Ismail, 68, warga Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek. Dia meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. "Berdasarkan laporan yang kami dapat, jemaah itu meninggal pada Jumat (30/6) pukul 23.00 waktu setempat, atau jika di sini (Trenggalek, Red) pada Sabtu (01/7) sekitar pukul 03.00," ungkap Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Trenggalek, Agus Prayitno.
Diketahui, jemaah tersebut berangkat dengan Istri, Partining Sudartini. Jemaah yang meninggal tersebut ketika berangkat dibantu menggunakan kursi roda, karena memiliki riwayat sakit sebelum berangkat. "Memang jemaah itu sejak dari rumah memiliki riwayat keluar masuk rumah sakit, ketika berangkat dalam keadaan sehat, dan pasca-nafar awal masuk rumah sakit," katanya.
Dengan kondisi tersebut, jemaah belum bisa melaksanakan ibadah haji sepenuhnya karena selama beberapa waktu menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Mengingat kondisinya seperti itu, jemaah tersebut dibadal haji. Saat ini, jasad jemaah telah dimakamkan di Arab Saudi melalui perawatan jenazah yang bagus dan disalatkan di Masjidil Haram.
Sementara itu, terkait kondisi jemaah haji keseluruhan di Makkah, saat ini dalam kondisi lelah. Karena mayoritas jemaah kloter 46 dan 47 diisi lansia. "Komunikasi dengan pendamping haji, terakhir, kondisi jemaah terlihat lelah usai menjalankan ibadah haji. Kami berpesan agar jemaah memaksimalkan istirahat dulu," ujar Agus. (jaz/c1)
Editor : Zaki Jazai