Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ukuran Terlalu Besar, Pemkot Blitar Batal Tambah Koleksi Pesawat di Museum PETA

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 3 Juli 2023 | 20:54 WIB
DISELIMUTI: Seorang anak bermain diarea Monumen Peta, Kota Blitar.
DISELIMUTI: Seorang anak bermain diarea Monumen Peta, Kota Blitar.

KOTA BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar batal mendapatkan bantuan pesawat Fokker dari TNI Angkatan Udara (AU). Sebab, ukurannya terlalu besar dan membutuhkan tempat yang luas.

Rencanannya, Pemkot Blitar memang ingin menambah koleksi peralatan tempur untuk Museum PETA. Selain pesawat Fokker, juga ada hibah berupa meriam dari TNI AD. “Ya, rencananya kami mendapatkan hibah tiga koleksi. Namun, karena pesawat (Fokker) terlalu besar dan lebar, sehingga tidak jadi kami ambil,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar Edy Wasono kepada koran ini kemarin (1/7).

Pesawat jenis Fokker tersebut, jelas dia, memang memiliki ukuran yang besar, baik lebar maupun tingginya sehingga akan mengurangi estetika dan daya tarik di Museum PETA. “Nanti bisa menghambat pembuatan konten-konten dengan adanya koleksi yang menghabiskan tempat tersebut,” terangnya.

Sesuai rencana, pesawat Fokker ditempatkan seperti landasan pesawat Sabre F86 yang sudah datang lebih dulu. Solusi ke depan, disbudpar akan membuat pesawat replika yang besarnya cocok dengan tempat yang disediakan. Namun, waktu pengadaan belum bisa dipastikan. “Insya Allah koleksi pesawat hanya replika, karena dari TNI AU tidak ada koleksi yang bisa dihibahkan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, tank dari TNI AD sudah datang pada Sabtu (24/6) lalu. Kemudian, meriam datang pada Senin malam (26/6). Kedua koleksi itu perlu restorasi karena rusak berat sehingga untuk sementara waktu ditutupi terpal.

Jika penambahan koleksi Museum PETA sudah tidak ada, disbudpar berencana untuk fokus pada pemeliharaan dan rehabilitasi bangunan bekas tiga SMP negeri tersebut. (jar/c1/sub)

Editor : Doni Setiawan
#Museum PETA #pemkot #Kota Blitar #disbudpar