Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ternyata Karena Cuaca Buruk Sampah di Pantai Cengkrong Trenggalek Menggunung

Zaki Jazai • Kamis, 13 Juli 2023 | 03:56 WIB

BIAR TAK KUMUH : Relawat melakukan kegiatan untuk membersihkan sampah yang ada di Pantai Cengkrong
BIAR TAK KUMUH : Relawat melakukan kegiatan untuk membersihkan sampah yang ada di Pantai Cengkrong

TRENGGALEK - Cuaca buruk yang mengakibatkan gelombang tinggi selama sepekan di perairan selatan Jawa Timur mengakibatkan sejumlah pantai di Trenggalek dipenuhi sampah. Kondisi tersebut membuat pantai yang sebenarnya menjadi tempat wisata tampak kotor, kumuh, dan tak terurus. Seperti yang terjadi di Pantai Cengkrong, masuk Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Trenggalek di lokasi, terlihat hamparan pasir pantai yang membentang ratusan meter tampak kotor dan dipenuhi dengan sampah laut dan rumah tangga. Hamparan sampah berupa plastik, kain, popok bayi, kerang, hingga aneka tumbuh-tumbuhan, dan sisa makanan seperti kulit buah durian menutup sebagian besar kawasan bibir pantai. Kondisi tersebut praktis mengakibatkan suasana pantai menjadi tidak nyaman untuk dijadikan alternatif wisata. Untuk itu, kemarin (12/7), berbagai unsur dan relawan melakukan Gerakan Resik Tepi Pantai Cengkrong (Gesit Pace) agar kondisi pantai kembali indah. “Kondisi pantai ini sangat jauh berbeda ketika kami datang beberapa bulan lalu. Makanya ketika datang dan kebetulan ada kegiatan ini (Gesit Pace, Red), kami juga ikut membantu,” ungkap salah satu wisatawan asal Kota Kediri, Ariyani.

Dia melanjutkan, dengan gerakan itu dirinya berharap pantai tersebut bisa indah kembali. Sebab, adanya tumpukan sampah yang diprediksi hingga 5 ton tersebut membuat wisatawan tidak nyaman ketika berkunjung. Padahal, saat kondisi bersih, destinasi wisata ini cukup nyaman untuk dikunjungi. ”Karena itu kami juga berharap ke depan agar pengelola pantai lebih giat lagi dalam melakukan pembersihan sampah, agar hal serupa tidak terjadi,” cetusnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat yang juga seorang nelayan, Sugito menjelaskan, hamparan sampah di bibir Pantai Cengkrong akibat dari musim gelombang tinggi yang terjadi selama sepekan terakhir. Kondisi tersebut ditambah dengan lokasi pantai yang berdekatan dengan muara sungai sehingga aneka sampah rumah tangga yang dibuang warga ke kawasan sungai terbawa ke bibir pantai. ”Kemarin itu beberapa hari terakhir ombaknya cukup besar, airnya bisa sampai atas pantai sini, hingga kami menghentikan sementara waktu aktivitas melaut,” imbuhnya.

Di sisi lain, meningkatnya intensitas gelombang di laut selatan juga berdampak terhadap abrasi. Beberapa pohon kelapa yang ada di pinggir pantai tumbang akibat terkikis ombak. Untung saja, saat ini kondisi gelombang mulai berangsur-angsur normal. Para nelayan yang beroperasi di Teluk Prigi juga tetap menjalankan aktivitas melaut seperti biasa. “Alhamdulillah cuaca berangsur normal. Semoga ini bisa terus terjadi, sebab selain kami bisa melaut, juga kondisi pantai tidak kembali kotor setelah dibersihkan,” jelasnya. (jaz/c1)

Editor : Zaki Jazai
#Pantai Cengkrong #Wisatawan